Minggu, 5 Juli 2026, pukul : 20:55 WIB
Surabaya
--°C

Laga Bareng Persebaya Legend, Cak Eri Resmikan Wajah Baru Lapangan Potro Agung

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan wajah baru Lapangan Potro Agung, Minggu (5/7) pagi.

SURABAYA-KEMPALAN: Lapangan Potro Agung di Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, yang selama ini dikenal gersang dan berpasir, kini bertransformasi menjadi sport center modern. Fasilitas olahraga terpadu tersebut diresmikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui laga mini soccer bersama para pemain Persebaya Legend, Minggu (5/7) pagi.

Fasilitas olahraga terpadu yang dibangun di atas lahan seluas 4.700 meter persegi ini kini dilengkapi dengan berbagai sarana olahraga, mulai dari lapangan mini soccer, jogging track, lapangan basket, hingga lapangan voli.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa revitalisasi ini merupakan realisasi dari pengaduan dan usulan masyarakat melalui RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) pada Musrenbang tahun 2024 lalu.

“Apapun akan terus kita perbaiki untuk Surabaya. Tapi memang anggarannya harus bergantian (skala prioritas). Nah, sekarang Lapangan Potro Agung yang legendaris ini sudah selesai dibangun dengan anggaran Rp2,4 miliar,” ujar Eri Cahyadi.

BACA JUGA  Wali Kota Eri: APEKSI Siap Kawal Program Strategis Presiden Prabowo

Cak Eri main mini soccer bersama pemain Persebaya legend.

Wali Kota yang akrab disapa Cak Eri ini mengungkapkan bahwa ke depan, pengelolaan sport center ini akan diserahkan sepenuhnya kepada pihak LPMK secara ex-officio (melekat pada jabatan, bukan pribadi) bersama warga sekitar. Ia menegaskan, fasilitas ini nantinya bisa disewakan secara komersial, di mana hasilnya harus dialokasikan untuk biaya pemeliharaan mandiri agar tidak membebani APBD Pemkot Surabaya di kemudian hari.

“Saya nyuwun tolong (minta tolong), kalau sudah dikelola dan disewakan, pemasukannya dihitung dengan baik. Jangan sampai ada uang sewanya, tapi lapangannya rusak, lalu ajukan proposal lagi ke Pemkot. Manajemennya harus jalan untuk pemeliharaan,” tegasnya.

Selain untuk pemeliharaan, keberadaan lapangan ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM setempat saat ada kegiatan olahraga.

Selain sebagai pusat olahraga dan ekonomi, Wali Kota Eri Cahyadi berharap tempat ini menjadi ruang publik yang positif bagi anak-anak muda Surabaya untuk berkumpul dan mempererat tali silaturahmi, sekaligus mencegah aktivitas negatif di malam hari dengan berolahraga.

Pemkot Surabaya juga memastikan area ini akan diberi penerangan yang maksimal untuk mengantisipasi lokasi tersebut disalahgunakan untuk hal-hal negatif.

BACA JUGA  Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Sidoarjo Kota Dampingi Petani Rawat Jagung

“Jangan sampai kalau malam atau sudah sepi, malah dipakai buat yang negatif. Makanya nanti dipadangi (diterangi) yang terang biar tidak ada yang berani. Tempat ini harus jadi pusat kegiatan positif anak muda,” imbuhnya.

Belajar dari pengalaman banyaknya fasilitas umum (fasum) milik Pemkot Surabaya yang terbengkalai setelah diserahkan ke warga, Wali Kota Eri menegaskan pihaknya akan melakukan evaluasi secara berkala.

“Banyak lapangan sepak bola yang dikelola tertentu, disewakan, tapi saat rusak kembali minta ke Pemkot. Ini kerja sama pengelolaan akan kami evaluasi setiap 3 bulan sekali. Kalau perawatannya bagus, kerja sama diteruskan. Ini yang namanya gotong royong,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.