SURABAYA-KEMPALAN: Dampak dari PPKM darurat di Jawa dan Bali yang dilakukan pemerintah, memaksa beberapa sektor bisnis mengalami penurunan omzet yang cukup signifikan.
Salah satu contoh ialah di sektor bisnis Wedding Organizer yang ada di Surabaya. Di mana yang seharusnya bulan besar ini menuai panen untuk pernikahan, justru harus menuai kekecewaan akibat pembatalan dinkarenakan adanya PPKM darurat.
Martha Wedding Organizer (MWO) sangat merasakan sekali dampak dari kebijakan pemerintah tersebut, “Pasti terdampak. Sekitar 70% klien yang sudah booking tanggal akhirnya reschedule tanggal resepsinya karena batasan 30 orang tamu undangan,” ujar Muhamad Fitrah Akbar selaku pemilik kepada kempalan.com, Senin(5/07/2021)
Dia menambahkan, untuk menyiasatinya Martha Wedding Organizer melakukan berbagai langkah untuk tetap survive dalam bisnis Wedding Organizer. “Saat PPKM ini, kami sebagai pelaku bisnis Wedding Organizer berusaha membuat konten kreatif dan membuat video edukasi tentang pernikahan dan berdiskusi dengan vendor-vendor untuk langkah kedepanya setelah PPKM selesai,” ujarnya.
Kedepannya semoga segera tercipta herd immunity yg dilakukan dengan cara vaksinasi massal kepada seluruh rakyat indonesia, agar masyarakat mampu melakukan aktivitas seperti sedia kala dan ekonomi dapat tumbuh atau kembali pulih secara perlahan, harapnya. (FEMAL)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi