Selasa, 14 April 2026, pukul : 18:38 WIB
Surabaya
--°C

“Doanya Mas. Aku kena covid”

KEMPALAN: Itu japri WA dari sahabat Hasan Ali Sentot –Hansen–yang dikirim hari Sabtu 3 Juli pukul 6.24 pagi. Semenit kemudian disusul kiriman fotonya sedang tiduran sambil menghirup oxigin dari alat yang terpasang dimulutnya.

“Rabbana yasfiih wa tu afiih,” jawab saya. Namun, tak berbalas dan hari Minggu malam sekitar pukul 22.oo WIB Hansen berpulang kerahmatallah. Innaa lillahi wa inna ilaihi raji’un.

Penulis tahu Hansen wafat dari WAG Jurnalis Alumni Unej dini hari tadi. Antara percaya dan tidak. Tapi, melihat WAG lain –Silaturahmi PWI Jatim dan Wartawan Senior–ternyata juga menchating kabar meninggalnya Hansen.

Penulis mengenal almarhum tahun 95. Ketika ia hijrah dari jurnalis koran KD (Karya Dharma) menjadi reporter SCTV. Sedang penulis di harian pagi Jawa Pos (JP).

Sejak itu persahabatan terjalin. Dan makin erat ketika 2004 penulis pensiun dini dari JP bersama almarhum dan almarhum Budi Uglu Sugiarto serta Adi Awi Sutariyono Ketua DPRD Surabaya juga M Sholeh Lawyer bergabung dalam timses Arif Afandi maju Cawali pasangan Bambang DH.

Hansen 56 tahun, meninggal dunia Minggu malam pukul 22.00 di RSUD Genteng, Banyuwangi. Dia meninggalkan isteri dan dua putra yang beranjak dewasa.

Dua pekan lalu, Hansen mudik ke Desa Parijatah Kulon Kecamatan Srono, Banyuwangi, karena ayahnya, Sanusi, sedang kritis. Hingga ayahnya meninggal dunia.

Kabarnya, setelah ayahnya meninggal itu, tiba-tiba banyak anggota keluarga yang kemudian jatuh sakit. “Kakak perempuan saya, Mbak Isnaini, sakit dan dinyatakan positif. Mbak Isnaini akhirnya juga meninggal dunia di rumah sakit,” kata Saiful adik almarhum Hansen.

Sejak berhenti dari SCTV tahun 2009, Hansen kemudian bergabung dengan PT Jatim Expo, anak perusahaan PT Panca Wira Usaha (PWU) BUMD milik Pemprov Jatim yang mengelola Jatim Expo.

Selain itu, almarhum sejak akhir 2019 lalu, bersama isterinya menggeluti usaha nasi kotak khusus untuk sadaqah Jumah Barakah.

Almarhum dikalangan wartawan dikenal ramah. Selain itu banyak kolega yang mengenalnya. Atas kebaikkan semasa hidupnya, in syaa Allah almarhum diampuni segala dosanya dan husnul khotimah. (Ferry Is Mirza)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.