DHAKA-KEMPALAN: Bangladesh menerima 4,5 juta dosis vaksin virus corona yang diproduksi di AS dan China pada Sabtu (3/6), menurut para pejabat.
Dari jumlah tersebut, 2,5 juta adalah dosis jab Moderna yang diberikan oleh AS sebagai hadiah melalui fasilitas COVAX, sementara 2 juta adalah vaksin Sinopharm China yang dibeli oleh negara Asia Selatan tersebut.
Menurut pejabat Kementerian Kesehatan Maidul Islam Prodhan, pengiriman pertama 1,25 juta vaksin Moderna mencapai bandara Dhaka pada Jumat (2/6) tengah malam, diikuti oleh penerbangan khusus lainnya dengan sisa pengiriman pada Sabtu pagi.
Melansir dari Anadolu Agency, Bangladesh memulai program vaksinasi percontohan pada 27 Januari tahun ini dan program nasional pada 7 Februari, memberikan vaksin Covishield dan Oxford-AstraZeneca yang diproduksi oleh Serum Institute of India (SII).
Namun, pada 25 April, pemerintah harus menangguhkan kampanye inokulasinya sehari setelah India berhenti mengekspor vaksin karena rekor lonjakan kasus dan kematian di sana.
Sejauh ini, Bangladesh telah menginokulasi lebih dari 10 juta orang dengan vaksin Oxford-AstraZeneca. Negara ini juga telah memberikan hampir 70.000 dosis vaksin Sinopharm China.
Korban tewas negara itu telah mendekati 15.000 dengan 134 korban baru dalam 24 jam terakhir, melonjak menjadi angka total 14.912.
Dengan 6.214 kasus tambahan selama 24 jam terakhir, total penghitungan infeksi telah mencapai 936.256. (Anadolu Agency, Abdul Manaf)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi