Senin, 6 Juli 2026, pukul : 00:26 WIB
Surabaya
--°C

Penggali Kubur TMU Delta Praloyo Akhirnya Bernafas Lega setelah Uang Insentif Rp1,25 M Dibayar

Tukang gali kubur TMU Delta Praloyo Sidoarjo

SIDOARJO-KEMPALAN : Polemik isu yang beredar di media sosial bahwa para penggali kubur TPU Delta Praloyo Asri belum menerima gaji dibantah Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor). Isu tersebut sempat membuat para petinggi di kota delta ini resah.

Padahal Pemkab Sidoarjo tak pernah menggantung upah para penggali kubur di TMU Delta Praloyo. Menurut Gus muhdlor para penggali kubur sekaligus memakamkan jenazah Covid 19 sudah mendapatkan haknya dengan menerima gaji rutin setiap bulan plus vitamin. Pernyataan ini disampaikan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor, Sabtu, (3/7/2021) di Pendopo Delta Wibawa usai memimpin Apel Gelar Pasukan Pemberlakukan PPKM Darurat di Mapolresta Sidoarjo.

Tukang gali kubur TMU Delta Praloyo Sidoarjo

Hanya saja, yang belum diterima oleh para penggali kubur yang berjumlah 5 orang itu adalah insentif. Belum diberikannya insentif tersebut karena adanya masa transisi kebijakan dari era sebelum Gus Muhdlor menjabat.

Insentif tersebut jumlahnya cukup besar setiap orangnya mendapatkan Rp 1 juta rupiah setiap satu lubang kubur plus pemakamanya . Sedangkan jumlah tim penggali makam ada 5 lima orang. Jadi anggaran yang dikeluarkan pemkab setiap menggali kubur dan pemakamannya 5 juta rupiah. Total lebih dari 300 galian makam yang belum terbayarkan insentifnya.

BACA JUGA  UNESA Petanque Tournament, Arena Lahirnya Juara Masa Depan Indonesia

“Perkiraan total insentifnya sekitar 1,25 miliar rupiah. Untuk gaji bulanan sudah rutin diberikan kepada lima orang tersebut, tinggal insentifnya saja nanti kita hitung lagi dan segera kita transfer ke rekening masing – masing,” ucap Gus Muhdlor.

Gus Muhdlor akan mengevaluasi tingginya nilai insentif penggali kubur tersebut. Karena jika dibanding dengan tenanga kesehatan masih lebih tinggi insentif penggali makam.

Sebelumnya, Gus Muhdlor sudah menemui kelima orang penggali makam di komplek makam TPU Delta Praloyo, Asri di desa Gebang kecamatan Sidoarjo kawasan Lingkar Timur. Gus Muhdlor menerima keluhan mereka dan segera menyelesaikan persoalan insentif yang belum terbayar selama kurang lebih 7 bulan.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali

Dalam pertemuan itu, Gus Muhdlor juga minta pengertiannya jika nanti ada perubahan insentif yang diterima mereka. Karena jumlahnya selama ini dinilai fantastis. Meski begitu, Gus Muhdlor menyadari tugas penggali makam Covid-19 tidak ringan. Penuh resiko seperti halnya para tenaga kesehatan di rumah sakit Covid-19.

BACA JUGA  Gerakan Rakyat: Gerakan Kristen Indonesia (GEKRIS) Bekerjasama dengan Gereja Kristen Roti Hidup, Yayasan Missio Dei Ministries dan Pakatuan Bakti Sosial di Jakarta Pusat

“Tugas mereka berat, seperti akhir – akhir ini saja sehari bisa sampai 20 lubang yang mereka siapkan. Jumlah itu untuk pemakaman satu hari. Tapi mereka semua komitmen dengan pekerjaannya,” ucap Gus Mudhlor.

Dengan di bayarkannya uang insentif selama 7 bulan kepada 5 petugas penggali kubur sekaligus pemakamannya ini betarti sudah klop dan tidak ada masalah lagi.

Sukoyo dkk pun mengaku lega karena uang insentif 7 bulan yang tertunggak, akhirnya di bayar oleh pemrerintah kabupaten Sidoarjo selaku pemanggku tanggung jawab. (Ambari Taufiq)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.