SURABAYA –KEMPALAN: Kabar terbaru virus corona di Surabaya datang dari akademisi, yakni Rektor Unesa (Universitas Negeri Surabaya) Prof Nurhasan positif Covid-19 dan kampus lockdown 1-10 Juli
Kepala Humas Unesa, Vinda Maya membenarkan Prof Nurhasan positif Covid-19 dan sekarang sedang dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya.
“Iya informasi itu benar, Rektor Unesa pekan ini terdiagnosis positif (COVID-19). Saat ini sedang dirawat di RSU dr Soetomo,” kata Vinda Maya, Jumat (2/7/2021).
Menindaklanjuti hal tersebut, Unesa mengeluarkan surat edaran penutupan sementara kampus dari semua aktivitas selama 10 hari kedepan mulai dari 1-10 Juli 2021.
Menurutnya, keputusan lockdown atau penutupan kampus sementara ini diambil berdasarkan beberapa pertimbangan.
“Pertama, laju pemaparan COVID-19 dan varian barunya menunjukkan peningkatan di tengah masyarakat. Kedua, keamanan dan kesehatan civitas academica Unesa, agar memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di lingkungan kampus,” ujarnya.
Bahkan selama masa lockdown tersebut, semua pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Unesa diimbau tidak datang ke kampus. Diperkenankan ke kampus jika ada urusan penting.
Dihubungi secara terpisah Rektor Unesa, Prof Nurhasan mengatakan ia dalam kondisi baik-baik saja dan semakin membaik.
“Saya harap seluruh civitas academica untuk tetap menjaga kesehatan, disiplin Prokes yang ketat, tidak keluar rumah, dan jaga diri serta keluarga,” ujar Nurhasan.
Ia juga mengimbau dan mengajak kepada seluruh Civitas Academica Unesa untuk aktif memberikan edukasi bahaya Covid-19 dan variannya kepada masyarakat di manapun berada (Duta Perubahan Perilaku). (su)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi