Jumat, 10 Juli 2026, pukul : 18:21 WIB
Surabaya
--°C

Yuliati Umrah: Dukungan Khofifah Tidak Dibantah Dimas Oky Nugroho

SURABAYA – KEMPALAN : Yuliati Umrah menegaskan dukungan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa terhadap Dimas Oky Nugroho dalam pencalonan ketua umum Ikatan Alumni Universitas Airlangga benar adanya.

“Saya tidak pernah menyatakan pernyataan bohong dan tanpa fakta, bahwa Dimas direstui oleh Khofifah,” kata Yuliati, Jumat (24/6).

Dia menambahkan bahwa restu itu disampaikan Dimas ke hadapan Ketua IKA Fisip Unair dan seluruh anggota IKA FISIP Unair. “Dimas menyatakan sudah direstui Khofifah. Coba tanya langsung ke Dimas,” tuturnya.

Perihal pernyataan dukungan Khofifah kepada Dimas juga dia tulis di halaman Facebook pribadinya. Dan Yuliati sengaja meng-tag akun milik Dimas Oky Nugroho atau kerap disapa DON. “Sampai sekarang Dimas tidak membantah atau menyangkal terkait tulisan saya tersebut,” ujarnya.

Yuliati juga mengatakan Khofifah sebagai alumni FISIP Unair sebenarnya sudah diminta untuk maju sebagai calon oleh Ketua IKA FISIP, Andik Fadjar Tjahjono saat bulan puasa beberapa waktu lalu. Namun kala itu “lamaran” maju jadi calon ketua umum disetujui dengan syarat yaitu menang secara aklamasi. “Saya bilang jangan, ini negara demokratis. Apalagi fakultas lain kan punya alumni-alumni terbaik juga,” katanya.

BACA JUGA  Kasus SWK Tambak Wedi, Machmud Minta Pemkot Surabaya Telusuri Pihak Penjual Stan

Setelah itu, dilakukan sejumlah diskusi-diskusi lanjutan. Akhirnya pada 5 Juni lalu, disepakati secara resmi nama DON untuk diusung sebagai calon ketua umum yang diusung oleh Komisariat IKA FISIP Unair. Keputusan ini diakhiri dengan deklarasi yang dilaksanakan 11 Juni lalu.

“Sehingga pencalonan Dimas Oky itu tidak ujug-ujug tapi sudah melalui proses. Bahkan sudah meminta Bu Khofifah untuk maju dari komisariat kami,” tegas perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kerjasama IKA Fisip Unair ini.

Khofifah akhirnya maju dengan dukungan dari diusung 2 komisariat fakultas, 1 pengurus wilayah, dan 2 pengurus cabang. Namun bukan diusung oleh IKA FISIP Unair, melainkan IKA FH Unair.

“Secara pribadi saya jengkel, kenapa ditawari (maju Ketum) adik kelas beliau tidak mau. Tapi ya sudah, IKA FISIP tidak ada hubungannya dengan Khofifah karena kami sudah melamar dan dia menolak,” ujar Direktur Eksekutif ALIT itu.

BACA JUGA  Aning Rahmawati: Pembangunan Flyover Dolog Pakai APBN

Nantinya akan ada 118 suara yang diperebutkan untuk menjadi Ketua IKA Unair. Meski begitu, pihaknya tetap menyuarakan aga pemilihan suara secara demokratis bukan aklamasi. “Kami menolak adanya aklamasi karena bukan contoh yang baik. Saya tidak tahu kenapa Dimas belum bersuara, saya juga tidak tahu apakah dia akan menyerah dan memilih aklamasi,” tegasnya.

Dimas sendiri tidak bisa dikonfirmasi mengenai dukungan Khofifah kepada dirinya. Juga terkait isu aklamasi dalam pemilihan yang berlangsung pada 3 Juli mendatang.

Upaya mengonfirmasi tidak bisa dilakukan meski ponselnya berdering. Hingga berita ini ditulis, pertanyaan teks via aplikasi perpesanan tidak dijawab.

Permintaan Maaf
Artikel ini ditulis untuk meluruskan pemberitaan sebelumnya yang berjudul “Khofifah Ramaikan Pencalonan Ketua IKA Unair” https://kempalan.com/2021/06/15/khofifah-ramaikan-pencalonan-ketua-ika-unair/ . Penulis menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan atas penayangan artikel yang ditulis tanpa prosedur wawancara yang benar. (Nani Mashita)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.