JAKARTA – KEMPALAN: Industri game semakin melejit di tengah pandemi Covid-19. Berbagai film hadir di smartphone dengan fitur-fitur yang unik dan menarik. Salah satu game yang menyita perhatian banyak orang, yaitu Unmaze.
Game ini sangat berbeda dengan berbagai game yang lain. Dimana secara gameplay memanfaatkan sensor cahaya di dalam smartphone. Dari segi storyline game, akan menceritakan kisah dari mitologi Yunana Minotaur dan labirin.
Para pemain atau pengguna, bakal diberikan misi untuk menjalankan kedua karakter ini menyelusuri jalanan labirin. Pemain dapat berinteraksi dengan karakter di tempat-tempat tertentu, yang mana dapat ditangkap oleh sensor cahaya di smartphone.
Yang membedakan dari game-game lain, ada ketergantungan pada banyaknya cahaya yang akan ditangkap oleh sensor pada smartphone. Saking sensitif dari sensor ini, ucapan yang terlalu banyak akan merusak hubungan dengan yang lain.
Mengutip dari Droid Gamers, game ini memiliki genre petualangan naratif di mana pemain bisa menentukan alur berdasarkan opsi pembicaraan yang dipilih. Pilihan yang dibuat bakal secara langsung memengaruhi alur permainan. Terdapat delapan ending yang berbeda pada Unmaze. Chapter pertama dalam game yang berdurasi satu jam, tersedia secara gratis.
Untuk pada tahapan berikutnya, pemain harus mengeluarkan dana sekitar USD 3,99 atau kisaran Rp 57 ribu. Syarat khusus dari game Unmaze, pemain harus memiliki smartphone yang dapat mengambil sensor cahaya. Jika smartphone tidak menunjang pada cahaya, maka game tidak akan dioperasikan.
Dalam game Unmaze, pemain akan disuguhi visualisasi novel yang terinspirasi berdasarkan mitologi Yunani. Kita bakal bermain sebagai Ariadne, yang dihadapkan misi untuk membimbing Asterion dan Theseus keluar dari labirin. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi