SURABAYA-KEMPALAN: Legenda qu yuan atau dikenal sebagai bakcang yang mendatangkan kreativitas bagi yang kreatif. Salah satunya Wie Lien produsen bakcang guangdong telah 25 tahun menjalani bisnis ini. Turun temurun dari nenek Wie A Siem belajar otodidak.
Bakcang guangdong khas isi daging, telor asin, lakcie, ebie, kacang ijo bentuk bantal dijual sekitar Rp90 ribu. Bentuk segitiga isinya jamur xiangko, daging, telor asin, lakcie dan ebie dijual dengan harga 30 ribu per biji. Juga melayani pakai daging ayam atau sapi tergantung permintaan konsumen.
Saat perayaan Zhong Yuan permintaan konsumen meningkat seminggu sebelum dan sesudahnya dipasarkan ke yayasan sosial, depot keliling door to door ke teman-teman. Namun, di masa pandemi sekarang omzet penjualan menurun sekitar 40 persen dibandingkan tahun lalu. (acong sunardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi