JAKARTA – KEMPALAN: Raja Dangdut Rhoma Irama meminta kepada DPP FORSA (Fans Of Rhoma and Soneta) agar menjadwal ulang Musyawarah Nasinal (Munas) II Forsa, yang semula diagendakan 10-11 Juli 2021 di Jakarta.
Hal itu disampaikan Rhoma Irama ketika menerima Ketua Panitia Pelaksana Munas II Forsa Abdul Wahed Unoe di kediaman Pondok Jaya, Jakarta Selatan, Senin (21/6).
Unoe selaku Ketua Panitia Pelaksana Munas II, baik OC / SC, telah melaporkan bahwa Panitia sedang dan terus bekerja mempersiapkan segala sesuatu hingga terlaksananya Munas, Sabtu, 10-11 Juli 2021.
Tetapi seiring dengan makin ganasnya Covid-19 jenis Delta. Ditandai juga meninggalhya manager Rhoma Irama Odie Mohammad Bakir pekan lalu. Bahkan keluarga Odie 12 orang terkena Covid-19. Terakhir Wasekjen Forsa Sony Karsono positif Covid.
“Kami sepakat menjadwal ulang Munas, sampai kondisi Jakarta kondusif kembali,” kata Surya Aka, Ketua Umum DPP Forsa.
Menurut Aka, Forsa harus mengutamakan keselamatan peserta Munas dan ikut mematuhi imbauan pemerintah untuk hindari kerumunan.

Rhoma Irama juga menyampaikan bahwa meningkatnya penyebaran virus baru Corona (Varian Delta) terutama di DKI Jakarta, Banten, Jabar, Jateng, Jogja dan Jawa Timur, telah banyak menelan korban jiwa.
Salah seorang manajer Soneta / White Pro Odie Bakir beberapa hari lalu telah meninggal dunia karena serangan Covid, berikut 12 anggota keluarga Odie juga ikut terpapar dan sekarang dalam pengobatan.
Rhoma menyampaikan Munas Forsa tetap dilaksanakan, namun setelah situasi Ibukota Jakarta dan semua daerah dinyatakan membaik.
Menurut Unoe, Panitia OC Munas II akan kembali Reschedule Jadwal Munsyawarah Nasional, Insya Allah setelah situasi memungkinkan maka akan di informasikan kemudian. Baik melalui Forum Group DPP – DPW maupun secara bersurat ke masing-masing wilayah.
Keluarga Wasekjen Positif
Sementara itu keluarga Sony Karsono, Wasekjen DPP Forsa dan sekaligus Sekretaris Panitia Munas saat ini juga sedang sakit.
Mengingat tetangga-tetangga dalam komplek tempat tinggalnya terserang Covid-19 dan ada yang sudah meninggal. Beberapa hari lalu Sony sekeluarga juga mengalami demam dan dan radang tenggerokan. Akhirnya mereka mengikuti tes antigen dan hasil Reaktif Virus.
2 dari 3 putri Sony setelah pemeriksaan lanjutan dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction) dinyatakan positif Covid-19.
Sementara ia dan istrinya kemarin juga melakukan tes PCR, hasilnya akan diketahui Selasa (22/6) besok.
“Mari kita doakan Bang Sony dan keluarga segera sehat kembali,” tegas Unoe. (tim).

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi