Amerika Serikat

Joe Biden: Pertahanan Kolektif NATO adalah Kewajiban Sakral AS

  • Whatsapp
Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

WASHINGTON-KEMPALAN: Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menegaskan artikel NATO tentang pertahanan kolektif merupakan “kewajiban suci,”. Ia sejalan dengan artikel itu.

“NATO mempunyai Pasal Lima, dan Anda menganggapnya sebagai kewajiban suci,” kata Presiden AS Joe Biden kepada Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg yang menyambutnya di KTT para pemimpin NATO seperti dirujuk Kempalan dari Anadolu Agency, Senin (14/6).

Dijelaskan Biden, dia menghargai prinsip pertahanan kolektif aliansi militer. ”Seluruh karir saya, dalam empat tahun saya kemudian keluar lalu memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai presiden,” ungkap dia.

“NATO sangat penting untuk kepentingan AS dalam dan dari dirinya sendiri, jika tidak ada lagi, kita harus menciptakannya,” tambah presiden AS ke-46 ini.

Pernyataan Biden merupakan bukti komitmen AS terhadap NATO, meski prinsip pertahanan kolektif sempat ditentang pendahulunya, Donald Trump.

Para pemimpin NATO berkumpul di Brussels pada hari Senin. Ini merupakan pertemuan langsung tatap muka pertama mereka sejak dimulainya pandemi COVID-19.

Mereka akan membahas hubungan dengan Rusia, China, serta agenda NATO 2030 yang bertujuan meningkatkan ketahanan organisasi serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan baru, termasuk perubahan iklim. (Anadolu Agency, reza hikam)

Berita Terkait