WASHINGTON-KEMPALAN: Mike Pompeo yang menjadi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat pada masa Donald Trump merupakan pendukung setia dari mantan presiden ke-45 AS juga kebijakan “America First”.
Ia menyampaikan pada Minggu (13/6), ketika pemerintah Biden berbicara “membawa Amerika kembali”, ia mempercayai, mereka mengacu kepada masa pemerintahan Obama, ketika “Amerika (dalam posisi) lemah.”
Pada “Fox News Sunday,” Pompeo diminta untuk mengomentari wawancara Menteri Luar Negeri Antony Blinken, yang ditayangkan tak lama sebelum wawancaranya, di mana dia mengatakan bahwa pemerintahan Biden mengembalikan Amerika Serikat ke masa Obama.
“Yah, secara umum, ketika saya mendengar pemerintah berbicara tentang mengambil kembali Amerika, mereka berbicara tentang apa yang dilakukan Presiden Obama selama delapan tahun di mana Amerika lemah,” kata Pompeo seperti yang dikutip Kempalan dari Sputnik.
Ia juga menyatakan Amerika Serikat mungkin disukai dan bagaimana Pemerintah Biden bersenang-senang di G7, namun menurutnya yang penting bukanlah apakah mereka (negara selain AS) menyukai Amerika, tetapi apakah mereka menghormati Amerika yang memberikan hasil terbaik untuk masyarakat AS.
“Kita perlu fokus pada hal-hal yang paling penting bagi Amerika,” tambahnya seraya melanjutkan dengan menekankan keraguannya pada perubahan iklim yang menjadi agenda utama G7 dan mengklaim prakarsa seperti Green New Deal tidak akan meningkatkan kehidupan orang Amerika.
Pompeo menyebutkan bagaimana Presiden Biden membunuh 10.000 pekerjaan di AS dengan memblokir pembangunan Pipa XL Keystone, tetapi mengizinkan pipa Rusia, Nord Stream 2, yang mengalirkan gas dari Rusia ke Uni Eropa, untuk melanjutkan pembangunannya.
“Kami menjelaskan bahwa pipa itu tidak akan selesai. Itu tidak akan selesai jika kami memiliki empat tahun lagi, saya sangat, sangat yakin akan hal itu,” tambahnya berkenaan dengan permasalahan pipa itu seraya menambahkan pada masa pemerintahan Trump, AS memberikan sanksi pada kapal yang melakukan pembangunan Nord Stream 2 milik Rusia.
“Saya mendengar Menteri Blinken berbicara tentang pekerjaan yang mereka lakukan untuk mencoba dan meyakinkan orang Eropa untuk berdiri bersama kami dalam pelanggaran hak asasi manusia di China dan pekerjaan bahwa mereka telah melakukan pembelaan hak asasi manusia terhadap pelanggaran Rusia. Kami juga keras di sana, Chris. Saya bangga dengan pekerjaan yang kami lakukan di sana. Itu pekerjaan yang bagus. Itu pekerjaan yang serius dan itu membuat perbedaan,” tutup mantan menteri luar negeri itu. (Sputnik, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi