Kamis, 30 April 2026, pukul : 02:16 WIB
Surabaya
--°C

Jepang Batalkan Pembicaraan dengan Korea Selatan di KTT G7

CORNWALL-KEMPALAN: Jepang secara sepihak melanggar kesepakatan tentatif untuk mengadakan pembicaraan singkat antara Perdana Menteri Yoshihide Suga dan mitranya dari Korea Selatan, Moon Jae In di sela-sela KTT G7 di Inggris, Kantor Berita Yonhap melaporkan Senin (14/6).

Mengutip seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Selatan, kantor berita Korea Selatan mengatakan Jepang membatalkan pertemuan yang direncanakan antara kedua pemimpin karena latihan militer reguler Korea Selatan akan diadakan di sekitar sekelompok pulau yang diklaim oleh Tokyo di Laut Jepang.

Korea Selatan berencana mengadakan latihan pertahanan di dan sekitar pulau-pulau itu pada Selasa (15/6), Yonhap melaporkan. Jepang menyebut mereka Takeshima dan menganggap mereka sebagai “bagian yang melekat” dari wilayahnya. Korea Selatan, yang mengendalikan mereka, menyebut mereka Dokdo.

“Kami pikir sangat disesalkan bahwa pihak Jepang tidak menanggapi rencana penarikan, yang telah disepakati kedua belah pihak di tingkat kerja, karena latihan tahunan untuk menjaga wilayah Laut Timur,” kata pejabat kementerian itu dikutip seperti yang dikatakan, mengacu pada laut dengan nama yang digunakan Korea Selatan untuk itu.

Meskipun begitu, Presiden Korea Selatan Moon Jae In dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga sempat bertukar salam Sabtu (12/6) ketika mereka bertemu di sela-sela KTT G7 di Inggris, kata juru bicara kantor kepresidenan.

Melansir dari Kyodo News, ini adalah pertama kalinya bagi kedua pemimpin untuk bertemu tatap muka. Mereka bertemu “secara tidak sengaja” dan mengatakan bahwa mereka senang bertemu satu sama lain, menurut kantor tersebut.

Pemerintah Jepang mengatakan Moon mendekati Suga dan berbicara dengannya saat presiden Korea Selatan dan tamu lainnya bergabung dalam diskusi G7.

Moon telah diundang untuk menghadiri bagian dari KTT G7 tiga hari di Cornwall, Inggris barat daya, sebagai tamu bersama dengan para pemimpin Australia, India, dan Afrika Selatan.

Meskipun Suga dan Moon mengadakan pembicaraan telepon pada 24 September setelah Suga mengambil alih jabatan perdana menteri pada bulan yang sama, mereka belum bertemu satu sama lain secara langsung, yang mencerminkan hubungan bilateral yang memburuk mengenai masalah kompensasi masa perang antara lain.

Keadaan hubungan yang suram antara kedua negara Asia, yang juga sekutu utama AS, telah menjadi sumber keprihatinan bagi pemerintahan Presiden Joe Biden karena berusaha untuk menghidupkan kembali aliansi dan multilateralisme untuk melawan China di kawasan Indo-Pasifik. (Yonhap/Kyodo News, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.