Euro 2020

Preview Grup F: Misi Portugal untuk Raih Gelar ‘Back to Back’

  • Whatsapp
Timnas Portugal ketika menjuarai Euro 2016 (Time Magazine)

KEMPALAN: Portugal berhasil menjuarai Euro 2016 dengan sedikit dewi fortuna di sisi mereka. Timnas berjuluk A Selecao itu berusaha untuk memenangkan Kejuaraan Eropa berturut-turut dengan cara yang sama seperti yang dilakukan Spanyol pada 2008 dan 2012.

Anehnya, mereka bermain imbang pada ketiga pertandingan penyisihan grup mereka lima tahun lalu, dan baru pada babak semi final timnya memenangkan pertandingan dalam waktu normal. Portugal akan menghadapi grup neraka bersama Prancis, Jerman, dan Hungaria. Mampukah Cristiano Ronaldo dkk. Juara back-to-back di perhelatan Euro 2020?

A. PELATIH

Fernando Santos: Pelatih berusia 66 tahun itu menikmati kesuksesan bersama Porto, memenangkan gelar domestik pada 1999 diikuti dengan kemenangan Taca de Portugal berturut-turut.

Santos bertanggung jawab atas Yunani saat mereka mencapai perempat final Euro 2012 dan putaran kedua Piala Dunia dua tahun kemudian. Setelah membawa negaranya meraih kejayaan di Euro 2016, Santos juga mengamankan gelar Nations League perdana pada 2019.

B. PERFORMA TIM

Portugal keluar sebagai runner up kualifikasi Euro 2020 grup B mengoleksi 17 poin dari delapan pertandingan dengan rincian lima menang, dua imbang, dan satu kalah. Satu-satunya kekalahan tersebut dicatatkan ketika melawan Ukraina dengan lini tengah yang bisa dibilang sangat kuat.

Ronaldo telah menjadi andalan Portugal selama bertahun-tahun, tetapi dia sekarang memiliki kumpulan bakat di sekelilingnya menjadi generasi bintang Portugal selanjutnya. Joao Felix, Bernardo Silva, Bruno Fernandes, Ruben Dias dan Diogo Jota akan menjadi ancaman baru dari Portugal. Fokus 4 bek dengan rotasi formasi 4-3-1-2, 4-3-3, dan 4-1-4-1 akan menjadi tumpuan Portugal dalam misi ‘back to back’

C. KOMPOSISI TIM

Penjaga Gawang: Anthony Lopes (Lyon), Rui Patrício (Serigala), Rui Silva (Granada)

Bek: João Cancelo (Manchester City), Nélson Semedo (Wolves), José Fonte (LOSC Lille), Pepe (Porto), Rúben Dias (Manchester City), Nuno Mendes (Sporting CP), Raphael Guerreiro (Dortmund)

Gelandang: Danilo Pereira (Paris), João Palhinha (Sporting CP), Rúben Neves (Wolves), Bruno Fernandes (Manchester United), João Moutinho (Wolves), Renato Sanches (LOSC Lille), Sérgio Oliveira (Porto), William Carvalho (Real Betis)

Penyerang: Pedro Gonçalves (Sporting CP), André Silva (Eintracht Frankfurt), Bernardo Silva (Manchester City), Cristiano Ronaldo (Juventus), Diogo Jota (Liverpool), Gonçalo Guedes (Valencia), João Félix (Atlético Madrid), Rafa Silva (Benfica)

D. PEMAIN KUNCI

Cristiano Ronaldo – Siapa lagi? Dengan 103 gol untuk Portugal atas namanya, Ronaldo berusaha untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dengan tim nasional dan melampaui rekor 109 gol Ali Daei untuk Iran di depan matanya. Penyerang Juventus itu berkata pada 2019, “Semua rekor harus dipecahkan dan saya akan mengalahkan rekor itu.”

E. BEST EURO FINISH

Juara (2016), Runner up (2004). (Sky Sports, Belva Dzaky Aulia)

Berita Terkait