TBILISI-KEMPALAN: Yudi Chrisnandi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Ukraina kunjungi Tbilisi mulai Senin (24/5) sampai Kamis (27/5) menemui Wakil Menteri Luar Negeri Georgia, Aleksander Khvtisiashvili bersama dengan Direktur Asia dan Pasifik, David Kereselidze.
Ketika bertemu, kedua pihak membahas upaya saling dukung antar pemerintah RI dan Georgia di berbagai badan internasional. Keduanya juga menilai upaya saling dukung itu sangat diperlukan dan akan memperkuat solidaritas antar negara dalam menangani permasalahan global yang ada.
Adapun pihak Georgia menyampaikan apresiasi atas dukungan RI dalam sejumlah forum internasional, khususnya di PBB, atas integritas Georgia di bidang keamanan dan politik, karena negara tersebut memiliki permasalahan dan sengketa wilayah dengan Rusia atas Abkhasia dan Ossetia Selatan dengan Rusia.
Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan Yuddy guna menyampaikan penugasan seorang staf KBRI Kyiv setingkat Minister Counselor, Baskara Pradipta, untuk mulai bertugas di Kantor Perpanjangan Dubes RI yang berkedudukan di Tbilisi. Hal ini disambut baik oleh Pemerintah Georgia dan dianggap sebagai langkah penting dalam meningkatkan potensi kerja sama Indonesia-Georgia.
Pastinya dalam pertemuan bilateral semacam ini, dibahas pula implementasi kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara yang tercatat pada tahun 2020 sebesar $49,84 juta dan surplus bagi Indonesia sebesar $40,90 juta. Indonesia menilai peran Georgia di kawasan Kaukasus Selatan semakin meningkat dan mendorong realisasi peningkatan kerja sama ekonomi.
Selain itu, pihak Georgia dan Indonesia juga membahas perkembangan pandemi virus corona dan keinginan keduanya unjuk kerja sama dalam memperoleh ataupun mengembangkan vaksin Covid-19, yang mana Indonesia menyatakan sedang mengembangkan “Vaksin Merah Putih” dan “Vaksin Nusantara.” (reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi