Rabu, 29 April 2026, pukul : 15:52 WIB
Surabaya
--°C

Teknologi Mobil Listrik Hidrogen dan Plug-In dalam Opel Vivaro-e Hydrogen

JAKARTA-KEMPALAN: Di era yang serba canggih dan modern ini, tentu pemanfaatan teknologi menjadi suatu hal yang sangat penting. Tidak hanya pada pengembangan alat komunikasi saja, teknologi sudah dimanfaatkan dalam sektor otomotif.

Salah satu teknologi otomotif yang tampak dan mulai menjamur adalah mobil listrik. Dimana mobil secara konvesnional masih memerlukan bahan bakar mesin, berupa bensin, solar, dan lain sebagainya. Mobil listrik muncul sebagai sebuah terobosan dan yang mendongkrak ketidak mungkinan. Hanya dengan listrik, mobil dapat berjalan dan tentu lebih ramah lingkungan dibanding mobil konvensional yang mengeluarkan asap.

Dewasa ini, Opel atau Opel Automobile GmbH merilis mobil listrik dengan seri Opel Vivaro-e Hydrogen. Yang menjadi sangat inovatif, mobil ini memiliki gabungan dari teknologi mobil listrik hidrogen dan plug-in. Sehingga Opel Vivaro-e Hydrogen menjadi transportasi yang dapat memenuhi kebutuhan mobil niaga nol emisi yang dapat diisi secara cepat dan efisien.

Jika dilihat secara gamblang dan holistik, hidrogen adalah elemen vital dan sentral dari sistem energi yang terintegrasi. Hal ini berdampak pada efisiensi teknologi di masa depan yang bebas dari penggunaan bahan bakar dari fosil yang semakin menipis keberadaannya.

“Kami memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun pada teknologi fuel-cell hidrogen. Tidak ada lagi sistem propulsi di dunia yang menawarkan kombinasi nol emisi, jarak tempuh yang jauh, dan waktu pengisian hanya tiga menit,” ujar Michael Lohscheller selaku CEO Opel.

Mobil niaga dengan seri listrik Opel Vivaro-e, akan memasang tiga tangki hidrogen berbahan carbon-fiber yang memiliki tekanan sekitar 700 bar di bagian bawah lantai. Opel mengkalim, bahwa ketiga tangki ini memiliki jarak tempuh lebih ari 400 km. Tentu hal ini senada dengan standar yang dikeluarkan oleh Worldwide Harmonised Light Vehicle Testing Procedure (WLTP).

Tak hanya itu, Opel juga mengklaim ketiga tangki tersebut dapat diisi penuh kembali selama 3 menit saja. Tangki tersebut menyalurkan hidrogen pada pembangkit hydrogen fuel-cell berdaya 45 kW atau sekitar 61 dk saja. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.