Minggu, 26 April 2026, pukul : 20:39 WIB
Surabaya
--°C

India: Perang Lawan Epidemi Jamur Hitam dan Pandemi Covid-19

NEW DELHI-KEMPALAN: Negara-negara di seluruh India memerintahkan tindakan darurat pada hari Kamis(20/5) untuk melawan lonjakan infeksi “jamur hitam” yang mematikan di antara pasien virus corona.

Sementara itu, India melaporkan 259.551 infeksi COVID-19 baru selama 24 jam terakhir pada hari Jumat (21/5), sementara kematian naik 4.209.

Negara bagian Gujarat dan Telangana mengumumkan epidemi mukormikosis, sementara New Delhi dan kota-kota besar lainnya telah membuka bangsal khusus untuk mengobati ribuan kasus infeksi.

Melansir dari Channelnewsasia, Jamur hitam disebabkan oleh organisme yang disebut mucormycetes, yang dapat masuk ke dalam tubuh melalui pernapasan atau cedera kulit.

Infeksi itu membunuh lebih dari 50 persen penderita dalam beberapa hari. Dalam beberapa kasus, mata dan rahang atas diangkat oleh ahli bedah untuk menyelamatkan nyawa.

India biasanya menangani kurang dari 20 kasus setahun, tetapi infeksi telah menjadi ancaman baru dari gelombang COVID-19 yang telah menewaskan 120.000 orang dalam enam minggu.

Beberapa dokter mengatakan telah terjadi penggunaan steroid untuk memerangi COVID-19, yang telah membantu penyebaran jamur hitam.

Dokter lain mengatakan kondisi tidak higienis di beberapa rumah sakit ketika meletakkan pasien virus corona di tabung oksigen telah memungkinkan jamur hitam bertahan.

Pasien COVID-19 dengan diabetes dan sistem kekebalan yang lemah sangat rentan terhadap serangan.

Banyak obat yang digunakan untuk melawan virus corona menekan sistem kekebalan tubuh yang biasanya menangkal infeksi jamur juga. (Channelnewsasia, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.