Rabu, 29 April 2026, pukul : 19:24 WIB
Surabaya
--°C

Panic Buying di Taiwan, Borong Mie Instan dan Tisu Toilet

TAIPEI-KEMPALAN: Dalam pesan pada Sabtu (15/5) malam, presiden, perdana menteri dan kementerian ekonomi melalui Facebook mengatakan tidak perlu menimbun atau terburu-buru ke toko, setelah banyak yang bergegas untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok, terutama mie instan dan tisu toilet.

Taiwan menaikkan tingkat kewaspadaan virus korona di ibu kota, Taipei, dan kota sekitarnya, pada hari Sabtu, memberlakukan pembatasan dua minggu yang akan menutup banyak tempat dan membatasi pertemuan.

Sementara total infeksi sejak pandemi mulai tetap rendah pada 1.475, penularan komunitas baru-baru ini telah mengkhawatirkan populasi yang telah terbiasa hidup mendekati normal, tanpa penguncian penuh seperti yang terlihat di tempat lain.

Melansir dari Reuters, Jaringan supermarket Prancis Carrefour (CARR.PA) mengatakan pihaknya membatasi pembelian barang-barang seperti masker dan mie instan di tokonya di Taiwan, meminta orang untuk hanya membeli yang mereka butuhkan.

Kementerian ekonomi menunjukkan gambar gudang yang ditumpuk ke langit-langit dengan kotak mie instan, mengatakan persediaan “seperti gunung” dengan banyak kertas toilet dan makanan kaleng untuk dibagikan nantinya.

“Setelah lebih dari setahun persiapan, bahan-bahan anti-pandemi negara, barang-barang sipil dan bahan-bahan mentah sudah mencukupi, dan toko-toko juga beroperasi seperti biasa untuk mengisi kembali barang-barang,” kata Presiden Tsai Ing-wen.

Perdana Menteri Su Tseng-chang membuat permohonan serupa di halaman Facebook-nya. Dia memicu rasa geli awal tahun lalu, saat terburu-buru mengambil kertas toilet, dengan mengatakan setiap orang “hanya memiliki satu lubang pantat” dan harus tenang.

Kementerian kesehatan mengeluarkan maskot anjingnya, shiba inu yang disebut Zongchai, sebagai bagian dari demo pesan di media sosial.

“Pelajari Zongchai dan tinggallah di rumah,” bunyi pesan itu seraya menunjukkan gambar anjing berbaring di lantai beristirahat. (Reuters, Abdul Manaf Farid)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.