MOSKOW – KEMPALAN: Pemerintah Inggris menyepakati pemindahan Radovan Karadzic, mantan pemimpin etnis Serbia di Bosnia yang melakukan kejahatan perang, ke penjara di negaranya.
“Inggris telah setuju bahwa Radovan Karadzic, yang dihukum karena genosida Srebrenica, harus dipindahkan ke penjara Inggris untuk menjalani sisa hukumannya,” bunyi pernyataan Kantor Urusan Luar Negeri, Persemakmuran, dan Pembangunan pada Rabu (12/5).
Dominic Raab, menteri luar negeri Inggris, mengatakan bahwa Inggris bisa bangga karena telah berperan dalam penangkapan Karadzic tahun 2008.
“Kita harus bangga pada kenyataan bahwa, dari dukungan Inggris untuk mengamankan penangkapannya, hingga sel penjara yang sekarang dihadapinya, Inggris telah mendukung 30 tahun pengejaran keadilan untuk kejahatan keji ini,” kata Raab seperti yang dikutip Kempalan dari Sputnik.
“Karadzic adalah satu dari sedikit orang yang dinyatakan bersalah melakukan genosida,” tambahnya.
Menlu itu menambahkan, Karadzic terbukti bersalah dalam pembantaian tak pandang bulu di Srebrenica dan membantu pengepungan Sarajevo.
Karadzic ditangkap di Beograd pada tahun 2008 usai 11 tahun melarikan diri.
Pengadilan Kriminal Internasional untuk bekas Yugoslavia pada tahun 2016 memutuskan Karadzic, presiden Republika Srpska selama konflik Balkan, bersalah atas genosida, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan kejahatan perang, menjatuhkan hukuman 40 tahun penjara.
Pada 2019, pengadilan menolak banding Karadzic terhadap hukuman itu tersebut dan meningkatkan hukumannya menjadi penjara seumur hidup. (Sputnik, reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi