TOKYO – KEMPALAN: Liburan Golden Week telah usai di Jepang pada tanggal 5 Mei lalu. Meskipun terindikasi sepi, masyarakat Jepang masih ada yang berpergian untuk berekreasi di pekan liburan tersebut. Golden Week ternyata tidak semata-mata libur satu minggu, melainkan ada tanggal-tanggal di awal Mei yang diwajibkan untuk libur karena ada faktor sejarah dan budaya di dalamnya
Melansir dari Japan Guide, Golden Week merupakan serangkaian perayaan yang berdekatan satu sama lain sehingga menjadi libur panjang bagi masyarakat Jepang. Golden Week menjadi salah satu dari tiga musim liburan tersibuk di Jepang, selain Tahun Baru dan minggu Obon. Kereta, bandara, dan tempat wisata bisa menjadi sangat ramai selama Golden Week, dan akomodasi di kawasan wisata dapat dipesan jauh-jauh hari sebelumnya
Golden Week, Ōgon Shūkan(tulisan cetak miring) Jepang, juga disebut Ōgata Renkyū (tulisan cetak miring), adalah rangkaian empat hari libur yang saling berdekatan dan berlangsung pada akhir April dan awal Mei di Jepang. Empat hari libur tersebut adalah Hari Shōwa (29 April), Hari Konstitusi (3 Mei), Hari Hijau (4 Mei), dan Hari Anak (5 Mei). Golden Week dirayakan dari Kamis, 29 April hingga Rabu, 5 Mei 2021 di Jepang. Berikut adalah penjelasan mengenai masing-masing hari libur:
1. 29 April, Showa Day (Showa no hi)
Tanggal 29 April adalah hari lahir mantan Kaisar Showa yang meninggal pada tahun 1989. Sampai tahun 2006, Hari Penghijauan biasa dirayakan juga pada hari ini.
2. 3 Mei, Hari Konstitusi (Kenpo kinenbi)
Pada hari ini di tahun 1947, konstitusi baru pascaperang mulai diberlakukan hingga saat ini.
3. 4 Mei, Hari Penghijauan (Midori no hi)
Hingga tahun 2006, Hari Penghijauan diperingati pada tanggal 29 April, hari lahir mantan Kaisar Showa. Hari itu didedikasikan untuk lingkungan dan alam, karena kaisar menyukai tanaman dan alam. Sebelum ditetapkan sebagai Hari Penghijauan, 4 Mei dulunya merupakan hari libur nasional tanpa keterangan karena adanya undang-undang yang menetapkan satu hari, yang berada di antara dua hari libur nasional, sebagai sebuah hari libur nasional.
4. 5 Mei, Hari Anak (Kodomo no hi):
Festival Anak Laki-Laki (Tango no Sekku) dirayakan pada hari ini. Keluarga berdoa untuk kesehatan dan kesuksesan masa depan putra mereka dengan menggantung pita ikan mas dan memamerkan boneka samurai, yang keduanya melambangkan kekuatan, kekuatan, dan kesuksesan dalam hidup. Sementara itu, Festival Anak Perempuan dirayakan pada 3 Maret. (Japan Guide, Belva Dzaky Aulia)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi