Selasa, 26 Mei 2026, pukul : 11:50 WIB
Surabaya
--°C

Perusahaan Raksasa Teknologi “The Big Five” Raup Pendapatan Hingga Rp 4.460 Triliun

JAKARTA – KEMPALAN: Pandemi Covid-19 yang telah menghinggapi kehidupan sosial selama lebih dari satu tahun, banyak memberikan dampak yang signifikan bagi beberapa sektor fundamental. Seperti halnya sektor ekonomi, dimana banyak usaha mikro kecil menengah atau UMKM menjadi poros yang paling terdampak dari adanya pandemi ini. Bahkan jika dilihat secara makro, pertumbuhan perekonomian di negara-negara mengalami penurunan yang pesat.

Problematika ini nyatanya tidak terdampak pada beberapa perusahaan yang dijuluki sebagai “The Big Five”, yaitu Google, Amazon, Apple, Facebook, dan Microsoft. Perusahaan yang bergerak di sektor teknologi ini memang dikenal sebagai korporasi yang menguasai pasar dari segmentasi industri ini.

Tidak sama dengan berbagai perusahaan lain yang terdampak, korporasi raksasa ini malah mendapatkan keuntungan superior di tengah pandemi Covid-19. Dimana, perusahaan ini meningkat 41% hingga sekitar 322 miliar Dollar AS atau sekitar Rp 4.640 triliun pada kuartal pertama di tahun 2021.

BACA JUGA  Harapan Baru di Tengah Krisis, Omar Yaghi Mengubah Udara Menjadi Air Kehidupan

Para investor dan analis teknologi memberikan respon dan argumentasi, bahwa angka ini merupakan salah satu pencapaian tertinggi yang didapatkan oleh perusahaan teknologi terbesar di dunia.

“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan terbesar yang pernah ada,” tutur Jim Tierney selaku manajer keuangan di perusahaan manajemen aset asal AS, AllianceBernstein, Kamis (6/5).

Pencapaian ini juga menggambarkan bahwa ketergantungan manusia pada teknologi informasi dan komunikasi seolah sudah tidak bisa dipisahkan lagi, sehingga mau tidak mau aktivitas manusia pun kini dilakukan melalui teknologi digital.

Selain meningkatnya angka pendapatan, laba bersih setelah pajak dari kelima perusahaan teknologi tersebut juga ikut melonjak hingga 105 persen dari tahun sebelumnya menjadi 75 miliar Dollar AS (sekitar Rp 1.081 triliun).

BACA JUGA  Labschool Unesa Kirim Delegasi ke NTCUST Taiwan, Cetak Jagoan AI dan Robotik Masa Depan

Pengejawantahan teknologi digital memang memiliki sinkronasi yang masif dengan pertumbuhan bisnis di media digital. Apalagi, jika meniliki di kondisi pandemi Covid-19, masyarakat banyak menghabiskan aktivitas dan kegiatannya melalui media online. Hal ini yang disinyalir sebagai skema yang membuat perusahaan teknologi mendapatkan “durian runtuh” di masa yang serba sulit ini. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.