Oleh Ferry Is Mirza
Wartawan Utama, Pengurus PWI Jawa Timur
KEMPALAN: Malam Lailatul Qadar adalah satu malam pada bulan Ramadhan yang sangat istimewa bagi umat muslim dan penuh kemuliaan. Barang siapa yang beribadah pada malam Lailatul Qadar akan sama dengan beribadah selama seribu bulan. Dan barang siapa yang mendapatkan kemuliaan itu, sungguh ia adalah manusia yang sangat beruntung dan dirahmati. Sebaliknya, siapa yang lupa dari kebaikan di dalamnya, sungguh ia termasuk manusia tidak beruntung dan merugi.
Tentu saja malam yang penuh dengan kedamaian dan kemuliaan ini terangkum dalam tujuh keistimewaan diantaranya :
1. Malam penuh keberkahan di bulan yang penuh Berkah
Dalam QS. Ad-Dhukhon ayat 3 Allah Ta’ala berfirman yang artinya, ”Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan”
Subhanallah wal hamdulillah
2. Waktu diturunkannya Al Qur’anul Kariim
Lailatul Qadar yaitu waktu diturunkannya Al Qur’an, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas berbunyi; ”Allah menurunkan Al Qur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul ‘Izzah yang ada di langit dunia”
Jadi agar tidak keliru antara Nuzul Qur’an yang dikatakan sebagaimana turunnya Al-Qur’an, karena pada malam inilah Al-Qur’an diwahyukan. Perihal tgl 17 Ramadhan adalah ayat yang pertama kali diturunkan untuk melaksanakan dakwah dan belajar.
3. Malam pencatatan takdir tahunan
Lailatul Qadar sebuah malam pencatatan takdir tahunan. Allah Ta’ala berfirman bahwa; ”Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4).
Begitulah malam yang luar biasa ini. Kita harus terus meningkatkan ibadah. Janganlah pilih-pilih waktu
4. Lebih baik dari 1000 bulan
Dalam Q.S Al-Qadar ayat 3 Allah Ta’ala menjelaskan bahwa, ”Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan”
Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik dari seribu bulan adalah shalat dan amalan pada malam Lailatul Qadar lebih baik dari shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat di malam Lailatul Qadar.
5. Disifati dengan ‘Salaam’
Allah Ta’ala berfirman: ”Malam itu (Lailatul Qadar) penuh kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al Qadar: 5).
Menurut tafsir Ibnu Katsir, malam Lailatul Qadar penuh keselamatan, di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut, mulai dari berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Di malam itu banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah
6. Penghapusan dosa-dosa yang beribadah kepada Allah Ta’ala
Lailatul Qadar merupakan penghapusan dosa oleh Allah yang dijelaskan Abu Hurairah, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, yang berbunyi, “Barang siapa melaksanakan salat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni” (HR. Bukhari No. 1901).
7. Turunnya malaikat Jibril ke dunia
Lailatul Qadar ditandainya dengan turunnya malaikat Jibril. Allah Ta’ala berfirman; ”Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)
Jadi barang siapa yang merindukan Lailatul Qadar setidaknya ia bersungguh-sungguh pada bulan Ramadhan. Jadikan Ramadhan kita penuh berkah dan tingkatkan lagi ibadah kita. Saling berlomba-lomba menuju kebaikan dan mencari ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala melalui kerinduan Lailatul Qadar.
In syaa Allah di hari ke 24 ini kita bisa menunaikan puasa hingga akhir Ramadhan. Tentunya, di hari-hari akhir ini kita tak boleh kendor beribadah, bersedekah. Dan ayo kejarlah malam Laitul Qadar, in syaa Alah dapat. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi