Jumat, 15 Mei 2026, pukul : 10:46 WIB
Surabaya
--°C

Menparekraf Sambang ke Aceh, Bahas Investasi Uni Emirat Arab

BANDA ACEH-KEMPALAN: Sandiaga Salahuddin Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) yang diawali dengan menemui Gubernur Aceh, Nova Iriansyah di Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh pada Sabtu (1/5).

Dalam pertemuan tersebut, Menparekraf dan Gubernur Aceh membicarakan beberapa hal sehubungan dengan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di provinsi tersebut, di antaranya adalah kelanjutan dari investasi Uni Emirat Arab di Aceh yang bernilai kisaran $500 juta atau sekitar Rp 7 Triliun.

Perusahaan bernama Murban Energy Ltd dari UEA telah menyatakan komitmennya untuk berinvestasi di Aceh yang ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent antara Pemerintah Aceh dengan perusahaan itu ketika forum bisnis “Indonesia-Emirates Amazing Week (IEAW) 2021” pada Maret lalu.

“Tadi kita secara rinci membahas tahapan-tahapan dan rencana-rencana kesiapan kita atas rencana investasi dari Uni Emirat Arab di sektor pariwisata,” tutur Menparekraf Sandiaga Uno.

Adapun pengembangan kawasan wisata yang menggandeng investor dari UEA itu rencananya akan difokuskan di Kepulauan Banyak, Kabupaten Aceh Singkil.

“Setelah ini akan kita lakukan rapat lanjutan dengan kementerian dan lembaga terkait,” kata Sandiaga. Ia juga menambahkan bahwa Aceh memiliki potensi wisata dan ekonomi kreatif yang kaya sehingga patut dikembangkan agar potensinya dikenal luas baik oleh wisatawan dalam maupun luar negeri.

“Aceh ini punya beberapa produk kreatif unggulan seperti batik dan juga Kopi. Ini akan kita pasarkan dengan taraf dunia untuk membangkitkan dan memulihkan ekonomi serta membuka peluang kerja,” tambahnya.

Menparekraf juga menyampaikan pihaknya akan mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Aceh dengan bingkai penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin yang menurutnya bertujuan untuk meningkatkan kepecayaan wisatawan, khususnya dari dalam negeri.

Di sisi lain, Nova menjelaskan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam rangka menerapkan rencana investasi dari UEA, seperti hibah lahan dari pemerintah provinsi kepada pemerintah pusat dan perizinan yang menjadi kewenangan pemerintahnya.

“Sebenarnya dari UAE itu sudah masuk (investasi) Mubadala Oil and Gas di Blok Andaman, mudah-mudahan pariwisata yang berikutnya,” ujar Nova. Ia juga berharap lebih banyak investasi dari negara lain masuk ke Aceh.

Kunjungan Sandi kali ini ditemani oleh Fadjar Hutomo selaku Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Nur Asia Uno sebagai Ketua Bidang Promosi dan Humas Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) serta Illiza Sa’aduddin Djamal, Anggota Komisi X DPR RI. Usai menemui Gubernur Aceh, Sandi beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ulee Lheue untuk pergi ke Sabang. (Situs Kemenparekraf, reza m hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.