JAKARTA – KEMPALAN: Brand teknologi asal Tiongkok, Vivo, baru-baru ini mengguncang media internasional. Vivo diketahui mengajukan hak paten kepada China National Intellectual Property Administration atau CNIPA untuk smartphone dengan teknologi lipat.
Secara administrasi, pengajuan hak paten oleh brand Vivo bernomor CN112711301A. Vivo dikabarkan fokus pada pengerjaan dan pengembangan teknologi lipat secara optimal pada smartphone-smartphone terbarunya.
Hak paten yang diajukan Vivo kepada CNIPA adalah segala perangkat elektronik yang dapat dilipat, dalam hal ini untuk housing dan layar. Housing sendiri merupakan area non-tampilan yang akan menampung beberapa komponen pada internal smartphone.
Teknologi lipat yang disematkan dalam smartphone Vivo, dirancang secara fungsional untuk menhadirkan screen ratio body pada layar yang penuh dan maksimal. Sehingga dapat memberikan pengalaman yang memuaskan dalam hal visual dan layar pada konsumen.
Smartphone ini juga dilengkapi oleh teknologi yang menunjang mekanisme lipat yang memungkinkan pengguna untuk dapat maksimal dalam bermain game dan streaming video dengan kualitas yang bagus.
Akan tetapi, Vivo belum memberikan bocoran mengenai apakah perangkat tersebut akan menggunakan kamera yang disematkan pada bawah layar atau tidak. Selain itu, klaim hak paten yang diajukan oleh brand Vivo juga masih belum resmi memilik perangkat fisiknya.
Dari gambar yang bisa ditemukan pada situs CNIPA, terlihat bila vivo bakal usung layar lipat dengan sistem yang serupa dengan Huawei. Alih-alih memiliki layar di dalam lipatan seperti Samsung dan Motorola, paten milik vivo memiliki layar di bagian luarnya. Terlihat hampir tidak ada bezel di sisi kiri dan kanannya. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi