VILLARREAL-KEMPALAN: Mikel Arteta mengakui bahwa Arsenal memiliki start yang “tidak teratur” di Villarreal, namun dia tetap yakin bahwa timnya mampu lolos ke final karena masih memiliki kesempatan untuk membalikan kekalahan 2-1 di leg pertama.
Arsenal, yang tertinggal 2-0 di babak pertama, semakin terpuruk usai turun minum ketika mereka terpaksa harus bermain dengan 10 orang karena Dani Ceballos di kartu merah wasit.
Namun, gol penalti Nicolas Pepe pada menit ke-73 memberi The Gunners gol tandang yang berpotensi menjadi penentu pada leg kedua di Emirates Kamis depan.
Arteta mengakui frustrasi dengan penampilan timnya di babak pertama, tetapi mengatakan dia yakin tendangan penalti Pepe membuat peluang mereka tetap hidup menjelang penentuan di hari Kamis.
“Kami tidak ingin datang ke sini dan kalah, tapi cara permainan berkembang, tertinggal 2-0 dan dengan 10 pemain, itu mungkin hasil terbaik yang kami bisa raih” kata Arteta kepada BT Sport.
“Kami menjalani dua babak dengan berbeda. Di babak pertama, ada begitu banyak momen dimana kami bukan kami. Kami tidak jelas dengan tekanan tinggi, tim tidak terorganisir, kami tidak tepat dengan bola dan tidak memiliki kontrol yang cukup.” tambahnya.
“Kami tidak memiliki cukup ancaman atau keinginan untuk menyerang kotak penalti tetapi di babak kedua itu benar-benar berbeda. Kami sangat terbiasa dengan kondisi itu” tambah kepala pelatih Arsenal itu.
“Bernd Leno sangat bagus, dia menyelamatkan kami, Saya yakin, kami memiliki peluang untuk memenangkannya, itu sudah pasti.” tambah Arteta.
Saat ditanya tentang suasana di ruang ganti, dia berkata: “jika dibandingkan dengan keadaan di babak pertama, itu sangat berbeda. Saya berkata kepada mereka: ‘Kami memiliki peluang. Ini adalah tantangan besar apa yang kami miliki di depan kami, tetapi kami memiliki kesempatan untuk melakukannya. itu harus dilakukan sekarang, bukan di leg kedua, itu akan terlambat. Kita harus mengubahnya sekarang. Jika kita mampu melakukan itu kita akan sampai di sini dalam posisi yang sama sekali berbeda’.” kata Arteta.
“Kami masih mengalami insiden lain, yaitu kartu merah dan harus bermain dengan 10 orang melawan tim ini, dan tim naik ke level yang berbeda lagi dengan mendapat gol.” tutup sang pelatih kepala Arsenal itu.
Sementara itu, Manajer Villarreal Unai Emery yakin timnya pantas menang, dan akan menggunakan rencana permainan yang sama menuju leg kedua pekan depan di Emirates.
“Di babak kedua, kami memulai dari awal dengan sedikit lebih defensif karena mereka menekan kami, tetapi setelah itu, kami memiliki peluang untuk mencetak gol ketiga dan itu adalah rencana kami.” katanya kepada BT Sport.
“Kemudian dua kartu merah mengubah pertandingan, tetapi penalti bukanlah penalti. Saya pikir kami pantas mendapatkan kemenangan ini dan kami pantas melakukannya dengan lebih banyak perbedaan [gol], tetapi kami bermain di sana lagi dengan rencana yang sama, memikirkan mengontrol dan bermain dengan kepribadian kami dan untuk menunjukkan bagaimana kami bisa bermain dan membawa penampilan ke leg kedua.” tutup Emery. (Sky Sport, Edwin fatahuddin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi