Senin, 4 Mei 2026, pukul : 07:04 WIB
Surabaya
--°C

Guardiola ke Man City: Jangan Bermain Malu-malu di Leg Kedua

PARIS – KEMPALAN: Meski senang karena bisa menang 2-1, Pep Guardiola merasa Manchester City masih bermain terlalu malu-malu di babak satu leg pertama semifinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.

Mauricio Pochettino, yang pernah menyingkirkan Man City dan Guardiola di perempat final saat melatih Tottenham pada 2019, tampaknya akan melakukannya lagi saat mereka berhasil unggul di babak pertama lewat aksi kapten tim, Marquinhos yang membawa tuan rumah memimpin 1-0.

Namun, City berhasil bangkit di babak kedua, Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez mencetak gol dan membawa City comeback untuk memenangkan pertandingan malam itu.

Meski memiliki keunggulan satu gol ditambah raihan dua gol tandang juga, City tetap harus berhati-hati karena PSG memiliki para pemain hebat yang dapat membalikan keadaan.

Meskipun dalam sejarah Liga Champions tidak ada tim asal Inggris yang kalah dalam pertandingan sistem gugur setelah memenangkan leg pertama sebanyak 47 kali, Guardiola memiliki pesan yang jelas untuk para pemainnya.

Dia mengatakan bahwa “Jika kami bermain malu-malu, itu bukan siapa kami, maka apapun bisa terjadi karena mereka memiliki kualitas untuk membalikkan keadaan.”

“Tetapi jika kami bermain dengan kualitas seperti yang kami lakukan di babak kedua mungkin kami akan memiliki peluang untuk mencapai final.” tambahnya.

“15 menit pertama di Borussia Dortmund sama, babak pertama di kandang vs Dortmund juga sama. Semua orang punya keinginan tapi kami harus belajar. Ini hanya kedua kalinya dalam sejarah kami berada di tahap ini. Hampir 80 persen pemain belum pernah bermain di semifinal Liga Champions. Ini tidak seperti tim lain. Ini sebuah proses. Saya harus meyakinkan mereka bahwa ketika kita menjadi diri kita sendiri segalanya akan lebih mudah. ​​Mudah-mudahan itu akan terjadi di masa depan permainan.” ucap pria yang saat ini menjabat sebagai kepala pelatih Man City.

“Anda harus agresif melawan bintang-bintang besar ini atau Anda tidak akan bisa menang. Saat kami lebih agresif dan memiliki intensitas yang baik, kami berbeda. Kami bisa lebih agresif dan cair.” tambah sang mantan manajer Barcelona itu.

“Saya senang karena saat di ruang ganti para pemain tetap tenang. Tidak bersorak, tenang saja. Apapun bisa terjadi di leg kedua. Sekarang kami pergi ke Crystal Palace untuk membuat langkah penting di Liga Inggris.” (Sky Sports, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.