Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 08:04 WIB
Surabaya
--°C

Dianggap Tidak Ada, Media Perancis Kritik Tajam Mbappe

PARIS-KEMPALAN: Paris Saint-Germain baru saja raih hasil mengecewakan usai dikalahkan oleh Manchester City di leg pertama semifinal Liga Champions pada Kamis (29/4) dini hari dan beberapa pemain mereka harus merasakan panasnya kritik pedas dari berbagai media di Prancis.

Penyerang Kylian Mbappe mendapat kritik keras dari media L’Equipe yang memberinya nilai tiga dari sepuluh untuk penampilannya malam itu.

Pemain berusia 22 tahun itu hanya memiliki 30 sentuhan, berselisih satu dari kiper City Ederson, dan tidak mencatatkan shot on target sama sekali dalam penampilannya selama 90 menit.

Media semakin memperburuk keadaan dengan menulis bahwa Mbappe ‘tidak ada’ dalam pertandingan itu karena dianggap tak memberikan kontribusi apapun dalam permainan.

Padahal, Mbappe tampil mengesankan pada dua pertandingan perempat final PSG sebelumnya saat melawan Bayern Munich, bintang muda Prancis itu mencetak delapan gol dalam lima penampilan Liga Champions sebelum melawan City di semifinal.

Penampilan Mbappe dinilai sangat merosot di semifinal, namun kegagalan PSG tak bisa hanya dibebankan ke Mbappe karena PSG memang tampil berantakan di babak kedua.

Sang raksasa Prancis itu sempat memegang kendali di awal pertandingan dan berhasil memimpin 1-0 di babak pertama berkat sundulan dari Marquinhos

Namun, City keluar dari tekanan dan berhasil comeback di babak kedua dengan mencetak dua gol melalui gol dari Kevin De Bruyne dan Riyad Mahrez.

Penjaga gawang PSG, Keylor Navas, juga mendapat kritik keras dari L’Equipe karena kesalahanya mengantisipasi tembakan De Bruyne. Media itu memberinya nilai empat dari sepuluh. .

Sementara kritik terus-menerus datang ke PSG, sang pelatih Mauricio Pochettino sendiri tak mampu menjelaskan mengapa dan bagaimana timnya bisa bermain buruh.

Dilansir dari BT Sport, Mauricio Pochettino mengatakan bahwa “Sulit bagi saya untuk menjelaskan mengapa kami lebih baik di babak pertama, namun tidak konsisten di babak kedua.”

“Mereka (City) sedikit lebih agresif, dan sulit bagi kami untuk merebut kembali bola, terkadang banyak penguasaan bola untuk Manchester City, dan tentu saja itu membuat sulit kami untuk bermain.”

PSG masih memiliki kesempatan untuk membuktikan diri dan melawan kritik media di leg kedua semifinal pada 4 Mei. (Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.