Sabtu, 16 Mei 2026, pukul : 02:27 WIB
Surabaya
--°C

Ramadhan di Rusia, Puasa Hingga 22 Jam

MOSKOW-KEMPALAN: Ramadhan adalah bagian khusus yang membedakannya dari bulan-bulan lain di Rusia, seperti banyak tradisi yang berbeda semenjak bulan suci itu diumumkan. Beberapa dari tradisi ini termasuk menerangi jalan dan jalan dengan lampu khusus. Jam puasa di Rusia terkadang mencapai 22 jam, yang menjadikannya salah satu jam puasa terpanjang di dunia.

Di Moskow, tenda Ramadhan di samping semua masjid dianggap sebagai salah satu sorotan terpenting bulan suci umat Islam itu. Mereka berisi meja untuk berbuka bersama dan menampung hingga 600 orang. Makanan terkenal di wilayah Rusia dengan Muslim ditawarkan, dan kompetisi Alquran biasanya diadakan untuk anak-anak.

Di bulan Ramadhan, umat Islam di Rusia sangat ingin mengajak mereka yang bisa membaca Alquran dengan baik untuk membaca kitab suci dengan suara keras kemudian menyampaikan pelajaran atau khotbah, yang biasanya mendapat perhatian besar.

Beberapa tahun terakhir, jumlah restoran dan toko yang menawarkan daging halal semakin meningkat, tidak hanya selama Ramadhan, tapi sepanjang tahun. Hal serupa juga terjadi ketika non-Muslim membeli daging halal karena mereka akan mengundang teman-teman mereka untuk berbuka puasa di rumah mereka, yang merupakan isyarat indah yang secara positif mempengaruhi kehidupan dan hubungan mereka.

Kvass adalah minuman tradisional favorit orang Rusia selama Ramadan. Minuman itu terbuat dari “roti hitam” dan diberi rasa buah-buahan, kismis, atau rempah-rempah. Orang Rusia mengandalkan minuman ini untuk mengatasi rasa haus.

Di beberapa daerah di Rusia, penjualan minuman beralkohol dilarang selama Ramadan. Salah satu makanan favorit umat Islam di Rusia adalah hidangan yang terbuat dari daging giling, nasi, dan rempah-rempah, yang dibentuk menjadi bola-bola, lalu direbus, dengan tambahan saus khusus di atasnya.

Meja untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan kebanyakan berisikan sayur-sayuran dan buah-buahan, termasuk kompot, yaitu minuman yang terbuat dari buah-buahan segar dan kering, dan karena jam buka puasa di Rusia sangat panjang, hanya kompot yang enak yang bisa membuat orang yang berpuasa berkurang hausnya saat buka puasa. Setelah itu, orang-orang memiliki banyak jenis salad berbeda, lalu hidangan utama, yang biasanya berisi daging atau ikan.

Ada juga sayuran isian, seperti zucchini, tomat, dan terong, ada bebek dan angsa yang diisi apel asam dan kacang-kacangan, bersama dengan kue yang dianggap sebagai hidangan berat itu sendiri. Untuk makanan manis, Muslim di Rusia hanya makan buah-buahan, dan saat berkunjung ke rumah satu sama lain, mereka membuat beberapa makanan manis seperti kue madu, yang dikenal sebagai medovik. (Daily News Egypt, rez)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.