Senin, 25 Mei 2026, pukul : 15:30 WIB
Surabaya
--°C

Kemenlu Turki Sampaikan Belasungkawa usai Gempa di Indonesia

ANKARA-KEMPALAN: Kementerian Luar Negeri Turki menyampaikan turut berbelasungkawa berkenaan dengan gempa 6.1 Magnitudo di wilayah Malang, Indonesia yang terjadi pada Sabtu (10/4).

“Kami telah menerima berita dengan kesedihan yang mendalam bahwa gempa bumi terjadi di dekat kota Malang di provinsi Jawa Timur, Indonesia, yang menyebabkan hilangnya sedikitnya delapan nyawa, banyak luka-luka serta kerusakan yang cukup parah di daerah tersebut,” ujar Kemenlu yang dikutip Kempalan dari situs resminya.

Pernyataan itu menambahkan: “Kami mendoakan rahmat Allah bagi mereka yang kehilangan nyawa dan menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada orang yang mereka cintai, serta kepada saudara-saudara dan Pemerintah Indonesia, dan berharap pemulihan yang cepat bagi yang terluka.”

BACA JUGA  Iran Tolak Ultimatum Trump soal Uranium, Teheran Pilih Perang Lawan Israel dan AS

Adapun gempa berkekuatan 6.1 Magnitudo mengguncang Jawa Timur pada Sabtu (10/04) lalu. Badan Klimatologi, Metereologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 14:00 WIB, dengan episenter di laut 90 km arah Selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang pada kedalaman 80 km. BMKG melaporkan gempa tidak berpotensi tsunami. Tercatat sejumlah 32 kabupaten/kota di Jawa Timur merasakan dampak getaran gempa dengan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar termasuk dalam kategori IV MMI (Modified Mercali Intensity) atau merasakan getaran lebih kuat dibanding wilayah lainnya.

Dalam konferensi pers BNPB hari Minggu (11/04), dilaporkan 16 kabupaten/kota di wilayah Jawa Timur terdampak korban jiwa dan kerusakan. Sejumlah 8 orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan, 5 orang korban meninggal dunia di Kabupaten Lumajang dan 3 orang korban meninggal dunia di Kabupaten Malang. Sementara itu, 39 orang luka-luka dengan rincian 36 orang luka ringan, 2 orang luka sedang, dan 1 orang luka berat. Gempa juga mengakibatkan ratusan bangunan mengalami kerusakan: 642 unit rumah rusak berat, 845 unit rumah rusak sedang, 1.361 unit rumah rusak ringan, dan 179 unit fasilitas umum rusak. (Kemenlu Turki/Konpers BNPB, rez)

BACA JUGA  Iran Tolak Ultimatum Trump soal Uranium, Teheran Pilih Perang Lawan Israel dan AS
forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.