JAKARTA-KEMPALAN: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) bertemu dengan Kepala Kepolisian Republik Indonesia beserta jajarannya pada Selasa (9/3). Pertemuan ini membahas mengenai pelaksanaan Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di Indonesia.
Mohammad Dawam, anggota Kompolnas menyampaikan bahwa ia mengusulkan Harkamtibmas menjadi agenda prioritas kepolisian. Dalam melaksanakannya, maka diperlukan membangun dialog antar elemen anak bangsa untuk memecahkan solusi kebangsaan di Kantor Kepolisian utamanya daerah-daerah rawan konflik dan zona merah kejahatan. “Perlu ada dialog antar elemen bangsa dengan polisi untuk mencari solusi, terutama di daerah konflik dan daerah zona merah kejahatan,” kata Gus Dawam, sapaan akrab Mohammad Dawam.
Selain itu, tambah Gus Dawam, kepolisian juga perlu menambah personelnya dan Kantor Pos Polisi di daerah perbatasan, terutama jalur lintasan peredaran narkoba di luar negeri.
Untuk membangun sinergi Gus Dawam juga menyampaikan bahwa kajian keagamaan bisa dimaksimalkan dengan melibatkan tokoh-tokoh agama setempat sekaligus dalam rangka membantu proses pemecahan masalah sosial dan harkamtibmas.
Ia memberi contoh kajian kitab kuning antara anggota dan tokoh agama setempat bagi yang beragama Muslim. “Anggota polisi bisa ngaji kitab kuning bersama kiai dan tokoh masyarakat,” kata Gus Dawam. Sementara format bagi yang beragama selain Muslim akan disesuaikan.
Sebelum menjabat di Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas RI), Mohammad Dawam pernah bekerja di Komisi Informasi, Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Ia dilantik menjadi Komisioner Kompolnas pada 19 Agustus 2020. (Reza Maulana Hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi