Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 01:08 WIB
Surabaya
--°C

Ada Vaksin Gotong Royong, 26 Februari 2021 Bertambah 8.232 Kasus

JAKARTA-KEMPALAN: Kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah. Tercatat pada 26 Februari 2021 bertambah 8.232 kasus. Sehingga akumulasi positif Covid-19 saat ini lebih dari 1,3 juta kasus atau sebanyak 1.322.866 kasus.

Jumlah ini merupakan hasil tracing melalui pemeriksaan sebanyak 63.827 spesimen yang dilakukan dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM). Selain itu, juga dilaporkan kasus yang sembuh dari Covid-19 pada hari ini tercatat bertambah 7.261 orang. Sehingga total sebanyak 1.128.672 orang sembuh.

Sementara jumlah yang meninggal kembali bertambah 268 orang. Sehingga meninggal menjadi 35.786 orang.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin resmi menerbitkan aturan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dibebankan kepada pihak swasta atau sebelumnya dikenal vaksinasi jalur mandiri.

Aturan tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) No.10 tahun 2021 yang ditetapkan di Jakarta, Rabu 24 Februari 2021.

Program tersebut dinamai program vaksinasi gotong royong. Dituliskan bahwa pelaksanaan vaksinasi kepada karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga yang pendanaannya ditanggung atau dibebankan pada badan hukum/badan usaha.

“Karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga sebagai penerima Vaksin Covid-19 dalam pelayanan Vaksinasi Gotong Royong sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak dipungut bayaran/gratis,” tertulis pada pasal 3 ayat 5.

Disampaikan vaksinasi gotong royong ini bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19, mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity); dan melindungi masyarakat dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi.

Nantinya berdasarkan pasal 6, dalam rangka penyusunan rencana kebutuhan vaksinasi Covid-19 badan hukum/badan usaha harus melaporkan jumlah karyawan/karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga yang akan dilakukan Vaksinasi Gotong Royong.

“Laporan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) paling sedikit harus memuat jumlah, nama, dan alamat (by name and by address), serta nomor induk kependudukan,” dikutip dari pasal 6 ayat 3.

Vaksinasi untuk Guru dan Dosen

Vaksinasi Covid-19 untuk guru, tenaga pendidik, dan dosen dimulai pada Rabu (24/2). Penyuntikan vaksin Covid-19 diharapkan bisa memberikan angin segar di dunia pendidikan yang sumpek karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Dengan adanya vaksinasi Covid-19, pola belajar tatap muka diharapkan bisa berjalan pada Juli 2021 nanti.

Presiden Joko Widodo mengatakan, guru, tenaga pendidik, dan dosen diberikan prioritas dalam vaksinasi Covid-19 agar pendidikan tatap muka bisa dilakukan di awal semester kedua.

“Sehingga di bulan Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali, saya kira targetnya itu,” ujar Jokowi usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk perwakilan guru, tenaga pendidik, dan dosen dari sejumlah wilayah di SMAN 70, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Rabu (24/2) siang. Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan, jenjang pendidikan yang termuda merupakan jenjang yang paling sulit melakukan PJJ. (tr/ok/km/ist)

 

 

 

 

 

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.