Jumat, 15 Mei 2026, pukul : 14:42 WIB
Surabaya
--°C

Sudah Pegang Surat Bebas Covid, 1.214 WNI-WNA Masuk RI Positif

JAKARTA-KEMPALAN: Update corona alias kasus Covid-19 di Indonesia kembali diunggah sore hari ini. Penambahan pasien corona kembali alami penurunan hingga 2.000 kasus.

Dikutip dari Covid19.go.id, total kasus Covid-19 atau pasien positif corona di Indonesia per Sabtu sore, 20 Februari 2021 mencapai 1.271.353 orang.

Angka ini didapat usai terdapat penambahan pasien corona sebanyak 8.054 orang dalam 24 jam terakhir. Tambahan kasus Covid-19 di Indonesia hari ini lebih rendah ketimbang hari sebelumnya.

Sedangkan, pasien corona yang dinyatakan sembuh bertambah sebanyak 9.835 orang, berkurang hingga 900 orang dari hari kemarin.

Ketua Satgas Covid-19, Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, mengatakan sebanyak 1.214 warga asing dan warga Indonesia yang tiba dari luar negeri terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Berdasarkan data Satgas Covid-19 per 28 Desember 2020 hingga 18 Februari 2021, Doni mengatakan sebanyak 1.092 WNI dan 122 WNA terkonfirmasi positif corona saat tiba di Indonesia.

Padahal, ribuan WNA dan WNI tersebut telah memegang surat keterangan bebas corona sebelum tiba di Indonesia.

“Sekarang pertanyaannya adalah apakah mereka ini terpapar tetapi belum terinfeksi atau terpapar selama penerbangan,” kata Doni dalam jumpa pers Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Jilid 3 pada Sabtu (20/2).

“Ini yang menjadi tugas kami bersama Kementerian Kesehatan untuk mencari informasi lebih lanjut,” lanjutnya.

Doni menuturkan Satgas Covid-19 juga memetakan sebagian besar pendatang yang terinfeksi corona itu datang dari 10 negara.

Sepuluh negara itu terdiri dari Arab Saudi sebanyak 345 WNI, Uni Emirat Arab sebanyak 9 WNA dan 245 WNI, Turki sebanyak 3 WNA dan 102 WNI, Malaysia sebanyak 6 WNA dan 73 WNI, dan Qatar sebanyak 12 WNA dan 57 WNI.

Sementara itu, sebanyak 4 WNA dan 43 WNI positif corona setibanya dari Singapura, 12 WNA dan 32 WNI positif Covid-19 setibanya dari Jepang, 10 WNA dan 19 WNI terpapar setibanya dari Korea Selatan, 3 WNA dan 25 WNI terinfeksi corona setibanya dari Hong Kong, serta 3 WNA dan 22 WNI dari Taiwan positif corona.

Masker Tak Perlu Dobel

Menggunakan masker dobel kerap diyakini sebagai langkah perlindungan ekstra dari risiko penularan Covid-19. Akan tetapi, penggunaan masker dobel tidak bisa dilakukan sembarangan karena justru bisa mengganggu fungsi masker.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meluruskan, masker medis tidak boleh digunakan secara dobel.

Pasalnya, menggunakan masker medis dua sekaligus tidak akan bisa meningkatkan kemampuan filtrasi masker. Terutama, jika mulut dan hidung tetap tidak tertutup dengan baik.

“Jangan gabungkan 2 masker medis secara bersamaan sebab masker medis tidak dirancang untuk bisa digunakan 2 lapis secara bersamaan karena tidak meningkatkan kemampuan filtrasi dan kesesuaian masker,” ujarnya dalam konferensi pers di akun YouTube BNPB Indonesia.

Jenis masker KN95 juga tidak disarankan untuk digunakan rangkap baik dengan jenis masker yang sama atau berbeda sebagai lapisan pertama atau kedua. (cn/et/pr/ist)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.