NEW DELHI-KEMPALAN: India mencatat tertinggi baru lebih dari 261.000 kasus virus korona setiap hari pada hari Minggu (18/4).
Statistik Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa 261.500 kasus terdaftar dalam 24 jam terakhir, sehingga total menjadi 14,7 juta. Ada 1.500 kematian, menjadikan jumlah kematian menjadi 177.150.
Ibu kota nasional New Delhi mencatat sekitar 24.000 kasus baru, sementara negara bagian Maharashtra barat mencatat lebih dari 67.000 kasus baru dalam 24 jam terakhir.
Melansir dari Anadolu Agency, Rumah sakit umum di Delhi dalam keadaan yang memprihatinkan. Dari total sekitar 17.000 tempat tidur COVID-19 di ibu kota, hanya sedikit di atas 3.600 yang kosong.
Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal pada hari Sabtu (17/4) mengatakan situasinya sangat serius dan memprihatinkan. “Sekarang, ada kekurangan pasokan oksigen,” katanya, seraya menambahkan bahwa tempat tidur yang dilengkapi oksigen dan tempat tidur ICU cepat terisi.
Dengan laporan yang muncul tentang kekurangan pasokan oksigen di rumah sakit, Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan dia telah meninjau situasi secara komprehensif.
“Pemerintah mengizinkan silinder Industri digunakan untuk oksigen medis setelah pembersihan. Demikian pula tanker nitrogen dan argon akan secara otomatis diizinkan untuk diubah menjadi tanker oksigen untuk mengatasi potensi kekurangan tanker, ”kata rilis pemerintah, menambahkan bahwa perdana menteri juga diberi pengarahan tentang upaya yang dilakukan untuk mengimpor oksigen kelas medis.
Menteri Kesehatan India Harsh Vardhan mengatakan pada Minggu pagi mengatakan bahwa semua “kemungkinan dukungan sedang diperpanjang” ke negara bagian untuk memerangi virus corona. Vardan mengatakan langkah-langkahnya termasuk memastikan pasokan oksigen yang tidak terputus ke negara bagian. (Anadolu Agency, Abdul Manaf Farid)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi