Messi Ogah-ogahan, Akankah Guardiola Tetap Mengambilnya?
BARCELONA-KEMPALAN: Barcelona ditundukkan di kandang sendiri oleh Paris Saint Gemain (PSG) 1-4. Kylian Mbappe menjadi pahlawan dengan mencetak trigol, dan Lionel Messi menjadi pecundang karena tidak berdaya mengangkat performa.
Barcelona terlihat seperti tim masa lalu dan PSG adalah tim masa depan. Masa telah berganti. Era Messi dan Ronaldo berlalu dan lahirlah era Mbappe yang akan mengambil mahkota dari dua bintang yang telah meredup itu.
Messi kehilangan antusiasme dan bermain ogah-ogahan. Para pundit mengecamnya.
Sikap Messi itu dipertanyakan oleh Joe Cole menyusul kekalahan telak Rabu dini hari (17/2).
Barcelona yang telah mengalami krisis, baik di dalam maupun di luar lapangan, kembali mengalami penurunan lainnya setelah mereka di hajar 4-1 Oleh PSG di lanjutan babak 16 besar Liga Champions.
Messi berhasil menempatkan Barca, yang saat ini dalam kondisi keuangan yang tidak menentu, memimpin di babak pertama melalui golnya dari titik penalti pada menit ke-27, tetapi keadaan berubah menjadi buruk beberapa saat kemudian ketika Kylian Mbappe mencetak hat-trick sementara Moise Kean juga menyumbang satu gol untuk kemenangan raksasa Prancis tersebut.
Kekalahan besar datang sebagai pukulan telak bagi Messi, yang hampir secara sensasional meninggalkan Nou Camp musim panas lalu setelah kecewa dengan kehidupan di Barcelona.
Dan setelah peluit akhir, pakar BT Sport, Cole mengecam Messi karena terlihat ogah-ogahan dan ‘tidak tertarik’. Saat menganalisis performa buruk Barcelona, Cole mengatakan kepada BT Sport bahwa “Tidak tertarik adalah kata-kata paling tepat. Mereka (Barcelona) tidak memiliki kekuatan, tidak ada kebersamaan. Tidak ada hubungan antara empat pemain belakang dan tiga pemain depan”
“Messi tampak tidak tertarik. Sangat sulit bagi mantan pemain seeprti saya untuk mengkritiknya karena dia (Messi) jenius dan pemain sepak bola terhebat yang pernah saya liihat, tetapi malam ini dia tidak terlihat seperti terlibat secara emosional dalam permainan.”
“Dia (Messi) pemimpin di lapangan, begitu juga (Gerard) Pique dan begitu pula (Sergio) Busquets. Tulang punggung tim di Barcelona terlihat lemah dan hancur berkeping-keping”
“Itu baru 4-1, tapi bisa saja jadi lima atau enam. Ini saat yang mengkhawatirkan bagi Barcelona”
City adalah pelamar terbesar Messi musim panas lalu ketika ia ingin keluar dengan status bebas transfer, tetapi langkah itu gagal terwujud setelah Barcelona menuntut klausul pelepasan senilai £ 629 juta.
Mantan bintang Chelsea dan West Ham, Cole mengklaim bahwa sekarang akan menjadi ‘perjudian’ bagi Pep Guardiola untuk mendaratkan Messi – yang juga telah dikaitkan dengan PSG – di musim panas mendatang
“Anda harus melakukan uji tuntas sebelum merekrut Messi” tambah Cole. Dia tampak tidak tertarik malam ini. Jika Messi yang berusia 34 tahun bermain seperti itu, itu akan menjadi taruhan untuk Pep yang mengandalkan energi, antusiasme, kebersamaan”
“Ini berantakan di Barca, saya tidak tahu bagaimana mereka akan menyelesaikannya. Saya tidak bisa melihat Messi tinggal di sana”
“Ini akan sulit baginya untuk terhubung ke salah satu tim besar ini karena dia harus memutar kembali waktu dan bergerak seperti yang dia lakukan tiga atau empat tahun lalu,” tambah Cole. (win/espn)









