Rabu, 24 Juni 2026, pukul : 22:17 WIB
Surabaya
--°C

500 Kapal Tanker Meledak, Hancurkan Pos Bea Cukai Afghanistan-Iran

KABUL-KEMPALAN: Sebuah ledakan dahsyat dan kebakaran di depot bea cukai Afghanistan telah menghancurkan ratusan kapal tanker bahan bakar dan menyebabkan kerugian puluhan juta pound bagi pedagang.

Serangkaian ledakan melemparkan truk ratusan meter ke udara dan mengendapkan sisa-sisa tangki bahan bakar sejauh setengah mil dari lokasi ledakan.

Satelit NASA dilaporkan dapat melihat ledakan dari luar angkasa dan api begitu kuat sehingga pejabat Afghanistan meminta bantuan Iran.

Ledakan di perbatasan Iran di Afghanistan Barat menghancurkan kendaraan dan barang senilai $ 50 juta, kata kamar dagang setempat.

“Ini bencana besar bagi sektor swasta,” kata Younis Qazizada, juru bicara majelis.

Pejabat kesehatan di kota terdekat Herat mengatakan hanya 17 orang yang terluka, tetapi dengan depot bea cukai sepenuhnya dibakar, ada kekhawatiran mayat hanya akan ditemukan nanti. Penyebab ledakan itu tidak diketahui, kata para pejabat.

“Kerusakannya jauh lebih tinggi dari yang kami bayangkan,” kata Qazizada. “Tidak ada infrastruktur yang tersisa sama sekali.”

Beberapa perkiraan menyebutkan jumlah kapal tanker bahan bakar yang hancur mencapai 500. Lokasi ledakan masih membara pada hari Minggu. Tiang listrik telah dirobohkan oleh kekuatan ledakan dan jalan raya di sebelah depot diblokir oleh kendaraan yang dibakar.

Massa menjarah banyak truk yang tersisa dan pada hari Minggu terjadi ledakan senjata berulang kali ketika tentara berusaha untuk menjaga ketertiban.

Pedagang lokal menyalahkan penundaan oleh petugas bea cukai karena membangun tumpukan kapal tanker yang berbahaya di perbatasan.

Media pemerintah Iran mengatakan negara itu telah mengirim beberapa helikopter, 11 mesin pemadam kebakaran, dan 21 ambulans ke tempat kejadian setelah permintaan bantuan dari gubernur setempat. Satuan Angkatan Darat Iran juga dikirim ke daerah perbatasan dan polisi Iran direkrut untuk operasi penyelamatan. (rtr)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.