MANCHESTER-KEMPALAN: Striker Manchester United (MU) Marcus Rashford mengatakan penampilan timnya akan lebih baik kalau bisa menghindari ketololan-ketololan (silly things). Si Rashford belum mingkem, tapi ternyata MU bikin ketololan lagi sehingga dalam pertandingan melawan West Brom Albion Minggu (14/2) hanya bisa imbang 1-1. MU membuat ketololan dengan kebobolan di menit kedua.
Dua menit bermain MU benar-benar terlihat seperti kumpulan orang-orang tolol yang membiarkan bola sepenuhnya dimainkan oleh lawan sebelum kemudian Victor Lindeloff melakukan ketololan dan kalah duel udara yang membuat David de Gea melongo melihat bola meluncur ke gawangnya.
Bermain di The Hawthorns, MU kaget oleh gol Mbaye Diagne di menit kedua. Pemain ini seumur-umur tidak pernah mencetak gol di Premier League. Tapi menghadapi Lindeloff dan de Gea Diagne bisa gampang sekali mencetak gol.
Ole Gunnar Solkjaer memble lagi dan membiarkan anak asuhnya main angin-anginan tanpa konsistensi. Beruntung
MU menyamakan skor pada menit ke-44 lewat Bruno Fernandes.
MU makin jauh dari tetangga City yang ada di puncak tangga dengan 53 poin selisih tujuh poin dari MU di urutan kedua bersama Leicester dengan 47 angka. MU hanya unggul selisih gol dari Leicester dan City baru main 23 kali sedangkan MU dan Leicester sudah 24 kali.
Kalau tahun lalu pada Februari seperti sekarang Liverpool sudah tak terkejar dan tim lain tinggal berebut posisi kedua, tahun ini hal yang sama terjadi lagi. Kali ini City tak terkejar dan tim lain berebut posisi kedua dengan Liverpool tercecer di posisi empat dan bisa terlempar dari empat besar sewaktu-waktu.
Ole mengatakan perburuan juara belum selesai dan masih ada kesempatan untuk mengejar. Kalau pelatih lain yang ngomong begini mungkin masih ada yang percaya. Tapi kalau yang bicara Ole tentu banyak yang tertawa karena Ole sendiri jelas tidak pernah tahu cara mengobati timnya yang sering memble dan tidak konsisten.
Kekuatan utama City adalah konsistensi meskipun pemain kunci absen karena cedera. Kemenangan besar atas Liverpool dan Tottenham adalah tonggak juara The Citizens musim ini. Ole dan kawan-kawan lebih baik bicara soal empat besar dan maksimal runner up.
Dalam pertandingan di The Hawthorn kedua tim sama-sama mencatatkan sejumlah peluang bersih yang gagal dituntaskan. MU punya beberapa peluang apik di babak kedua, di antaranya tembakan beruntun dari Mason Greenwood dan Scott McTominay, atau kala sundulan Maguire menerpa tiang gawang.
Kegagalan menuntaskan peluang-peluang menjadi gol itulah yang bikin Maguire frustrasi. Ia merasa Manchester United punya cukup kesempatan buat meraih tiga poin.
“Kami menciptakan banyak peluang, cukup banyak untuk memenangi pertandingan. Gol yang masuk ke gawang kami itu sulit kami terima, buat kami itu adalah pelanggaran,” kata Maguire. (dad/eti)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi