Senin, 11 Mei 2026, pukul : 01:05 WIB
Surabaya
--°C

Juara Bertahan Kandas, Petenis No. 1 Melaju

MELBOURNE-KEMPALAN: Upaya petenis Amerika Serikat Sofia Kenin untuk mengulang sebagai juara di Australia Terbuka kandas di Margaret Court Arena, Kamis (11/2), ketika ia kalah di babak kedua dari pemain servis keras Kaia Kanepi 6-3, 6-2.

Kanepi mendominasi sepanjang pertandingan. Kenin pun tidak berdaya menghadapi servis keras Kanepi. Petenis berusia 35 tahun itu menyelesaikan dengan 10 ace sambil memenangkan 80% poin servis pertama. Selain itu ia juga memiliki lebih banyak pukulan kemenangan (22-10) dan lebih sedikit kesalahan sendiri (17-22).

“Saya melakukan servis dengan sangat baik hari ini, saya pikir ini banyak membantu,” kata ungkap Kanepi. “Rencana permainan saya adalah bermain agresif seperti biasanya,” lanjutnya.

Kenin membanting raketnya ke lapangan karena frustrasi setelah kehilangan set pertama. Permainannya tidak terlihat seperti pemain yang mengalahkan Garbine Muguruza di final Australia Open tahun lalu.

Kanepi terus menekan di set kedua, di mana Kenin gagal mengumpulkan satu break point pun, dan petenis Estonia itu memastikan kemenangannya dengan gaya yang tegas dengan ace ke-10-nya. Petenis asal Estonia berusia 35 tahun ini peringkatnya meningkat menjadi 13-39 melawan 10 pemain teratas. Dia pun juga mengandaskan 15 kemenangan beruntun Aryna Sabalenka minggu lalu di turnamen tuneup.

Kanepi, yang memiliki empat kemenangan turnamen WTA dalam karirnya dan juga dikenal karena mengalahkan Simona Halep di AS Terbuka 2018, kini akan melaju ke putaran ketiga, di mana unggulan No. 28 Donna Vekic menunggu.

Bagi Kenin, ini adalah pertandingan kedua berturut-turut di mana Kenin tampil datar. Pada pertandingan sebelumnya, ia perlu reli di babak pertama melawan Maddison Inglis, peringkat 130 dunia. Kenin sebelumnya mengaku kesulitan baru-baru ini dengan sisi mental permainan sementara juga mengatakan cedera pangkal paha yang dideritanya sebelum turnamen selesai.

Pencapaian Kenin untuk gelar Grand Slam pertamanya setahun yang lalu membantunya masuk ke 10 besar untuk pertama kalinya, dan dia memasuki turnamen tahun ini dengan peringkat tertinggi dalam karier No. 4.

Namun, banyak kekecewaan memang telah diperkirakan dalam turnamen ini karena rutinitas para pemain telah terganggu oleh pandemi virus corona. Tiga dari sembilan wanita unggulan teratas telah kalah. Kenin menyusul kekalahan unggulan No 8 Bianca Andreescu dan No 9 Petra Kvitova.

Petenis no 1 WTA Asheleigh Barty

Pada pertandingan lainnya, petenis asal Australia unggulan teratas Ashleigh Barty menahan laju rekan senegaranya. Petenis nomor satu WTA itu mengalahkan Daria Gavrilova 6-1, 7-6 (9-7) untuk melaju ke putaran ketiga turnamen, di mana ia akan menghadapi unggulan No. 29 Ekaterina Alexandrova.

Barty mendominasi set pertama, mematahkan servis Gavrilova di ketiga game berturut-turut dan memenangkan setiap poin servis kedua. Dia goyah sedikit dari sana, mencatat 26 kesalahan sendiri pada set kedua, tetapi muncul sebagai pemenang dalam tiebreak untuk meraih kemenangan.

Barty mencoba menjadi orang Australia pertama yang memenangkan gelar putri di Melbourne sejak Chris O’Neil pada 1978. “Ini tantangan yang berbeda setiap hari,” kata Barty. “Itu berusaha menjadi yang terbaik yang saya bisa setiap hari, apa pun levelnya.” (ap/rtr/adji)

 

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.