Selasa, 30 Juni 2026, pukul : 17:47 WIB
Surabaya
--°C

Sekdaprov Jatim Lantik 92 Pejabat Sesuai SOTK Baru

SURABAYA, KEMPALAN: Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Heru Tjahjono melantik sebanyak 92 Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas sesuai dengan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim di Ruang Hayam Wuruk Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan No. 110 Surabaya, Selasa (9/2/2021).

Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur No. 821.2/943/204/2021 tanggal 9 Februari 2021.

Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan Surat Keputusan Gubernur Jatim, pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Sekdaprov Jatim.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan oleh Sekdaprov Jatim, pejabat yang baru dilantik. Seusai penandatanganan, Heru menyerahkan petikan pelantikan dan membacakan kata-kata pelantikan.

Dalam sambutannya, Heru mengatakan, Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, dan Pejabat Pengawas yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari adanya perubahan nomenklatur susunan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim.

BACA JUGA  RSJ Menur Direbranding Jadi RSD Prof dr Moeljono, Layanan Makin Diperluas

“Ini hanya perubahan nomenklatur/SOTK. Karena ada perubahan nomenklatur harus segera dilantik agar segala sesuatunya bisa dijalankan seperti honor, perencanaan lainnya,” kata Heru.

Dicontohkan, terdapat beberapa biro yang mengalami perubahan nomenklatur. Diantaranya Biro Adminsitrasi Pemerintahan dan Otonomi Daerah menjadi Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Biro Pengadaan Barang/Jasa menjadi Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial menjadi Biro Kesejahteraan Rakyat, serta Biro Humas dan Protokol menjadi Biro Administrasi Pimpinan.

Menurut Heru, dengan adanya perubahan struktur organisasi diharapkan dapat lebih menajamkan tugas dan fungsi dari masing-masing unit kerja di lingkungan Pemprov Jatim. Sehingga tujuan organisasi yang tercermin dalam capaian kinerja organisasi bisa dijalankan lebih baik lagi.

“Dan sebagai organisasi yang dinamis serta responsif, Pemprov Jatim akan senantiasa membangun organisasi dengan berbagai penyempurnaan, baik dari sisi struktur organisasi, tugas dan fungsi, maupun pejabat yang akan mengisi jabatan,” katanya.

BACA JUGA  KEJURNAS ATLETIK 2026

Pada kesempatan yang sama, Heru juga meminta kepada seluruh pejabat yang dilantik agar membangun sinergitas guna
mewujudkan program Nawa Bhakti Satya dengan prinsip kerja Cepat, Efektif, Tanggap, Transparan, dan Responsif (CETTAR); secermat mungkin menggunakan anggaran sehingga anggaran dapat terserap secara efektif dan efisien untuk mencapai target yang telah direncanakan.

Selain itu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif sehingga setiap pegawai merasa nyaman bekerja, selalu meningkatkan kinerja pribadi, unit kerja maupun keseluruhan organisasi. Termasuk di dalamnya mendorong suatu cara kerja baru yang inovatif.

Dalam melaksanakan tugas, lanjut Heru, agar selalu melakukan identifikasi masalah dan mengembangkan alternatif pemecahannya, serta menentukan alternatif terbaik berdasarkan asumsi-asumsi yang logis.

Terkait OPD yang masih kosong, Mantan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Prov Jatim itu menegaskan bahwa hal tersebut menunggu keputusan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.