Liverpool Makin Sengsara, Dibantai City 1-4

waktu baca 2 menit
Menghadapi Manchester City di markas sendiri Anfiel, Si Merah jadi merah padam dimutilasi 1-4.

KEMPALAN-LIVERPOOL: Petahana Liga Inggris Liverpool FC tenggelam dalam krisis yang dalam. Menghadapi Manchester City di markas sendiri Anfield, Si Merah jadi merah padam dimutilasi 1-4.

Main sebagai shohibul bait harusnya Liverpool berharap bangkit. Tapi yang terjadi malah banyak blunder dan dipermalukan The Citizens yang menjadi pemimpin di puncak tangga dan Liverpool hanya bisa melongo dan mendongak dari tangga keempat.

Laga diwarnai dua blunder fatal penjaga gawang Alisson Baker yang tahun lalu dinobatkan sebagai kiper terbaik Eropa. Sekarang Alisson menjadi tukang blunder mirip kiper sebelumnya Loris Karius yang suka mencetak gol ke gawang sendiri dan sekarang diungsikan ke Turki.

Laga di Anfield, Minggu (7/2) malam WIB dimulai dengan ketat, dengan kedua tim saling kesulitan menembus pertahanan lawan di 20 menit pertama.

Man City membuang kesempatan emas  untuk unggul di babak pertama, setelah penalti Ilkay Guendogan di menit ke-36 melambung. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Laga diwarnai dua blunder fatal penjaga gawang Alisson Baker yang tahun lalu dinobatkan sebagai kiper terbaik Eropa.

Tuan rumah kaget ketika tamunya mencetak gol di menit ke-49 dari kaki Ilkay Guendogan yang membayar kesalahannya di ronde pertama. Liverpool bergerak cepat dan membalas di menit ke-63 melalui penalti Mohamed Salah.

Neraka datang untuk Liverpool memasuki 20 menit terakhir. Alisson melakukan dua blunder fatal dengan salah oper di pertahanan sendiri, yang dimangaatkan oleh Guendogan yang tinggal menceploskan bola ke gawang yang melompong dan berujung gol kedua di menit ke-73. Selang tiga menit  Raheem Sterling menambah petaka tuan rumah dengan mencetak gol ketiga.

Bintang muda City Phil Foden memberi paku di peti mati Liverpool dengan gol di menit ke-83, sekaligus jadi gol terakhir di laga ini. Dengan hasil ini, Manchester City kian kukuh di puncak klasemen dengan 50 poin dari 22 laga.

Sedang Liverpool tertahan di urutan empat dengan 40 poin dari 23 pertandingan.

Lini pertahanan Liverpool keropos sejak Virgil van Dijk cedera panjang disusul oleh Gomes dan Matip yang sama-sama harus menepi. Liverpool yang pelit belanja di musim ini hanya mendatangkan dua pemain belakang kawe 2 Ben Davies dari Preston dan Ozan Kabak dari Schalke.

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp merasa tidak klop dengan keputusan direksi dan merasa frustrasi oleh keengganan untuk menambal lubang menganga ini. Isu mulai muncul bahwa Klopp mulai tidak kerasan dan tergod untuk mudik ke Jerman menukangi Bayern Muenchen. (dad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *