SURABAYA-KEMPALAN: Melalui Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Repubik Indonesia Nomor 35161/M/KP/2019, terhitung sejak 1 September 2019 Prof. Dr. Drs. Ec. Eddy Madiono Sutanto, M.Sc., dari program studi Manajemen (Fakultas Bisnis dan Ekonomi) UK Petra resmi menjadi Profesor bidang Ilmu Manajemen.
Manajemen Organisasi dan Sumber Daya Manusia, itulah fokus riset dari pria yang mulai aktif melayani di UK Petra sejak tahun 1991 itu. Hal ini sangat penting bagi sebuah organisasi khususnya menghadapi era Rovolusi Industri 4.0 yang mana mengkolaborasikan antara teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Artinya tenaga manusia bisa saja semakin berkurang kebutuhannya.
“Maka dari itu pengembangan ilmu pengetahuan khususnya bidang manajemen organisasi dan sumber daya manusia khususnya bagi lembaga pendidikan tinggi di Indonesia menjadi sangat penting. Bisa melalui berbagai variable diantaranya entrepreneurial leadership, organizational innovation, organizational creativity dan organizational learning capability.”, urai Eddy Madiono.
Profesor yang menempuh Pendidikan gelar Master-nya di Amerika Serikat ini mengatakan bahwa kepemimpinan entrepreneurial memegang peran kunci bagi kesuksesan organisasi. Sebab kepemimpinan entrepreneurial merupakan salah satu faktor yang sangat penting bagi perusahaan atau organisasi dalam mendukung keberhasilan pencapaian tujuan bisnis atau organisasinya.
Untuk itu seorang pemimpin (leader) yang efektif di dalam era disruptif dia haruslah memiliki atau melengkapi dirinya dengan kualitas dan kompetensi entrepreneurial. Tidak bisa lagi hanya dengan kepemimpinan yang biasa-biasa atau konvensional. Lalu bagaimana caranya? Dunia pendidikan memiliki posisi dan peran startegik dalam proses penyiapan tersebut.
Generasi muda dengan jiwa seperti ini menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam menghadapi bahkan mengatasi situasi disruptif apapun saat ini maupun masa depan. Eddy merinci bahwa kepemimpinan entrepreneurial mengacu pada manajer yang mampu ambil risiko, meraih peluang, mengejar inovasi dan inovatif, produktif, saling bertukar dan strategik.
Meski telah mendapatkan pencapaian tertinggi dalam dunia pendidikan, Eddy akan terus mengasah diri menghasilkan yang terbaik bagi dunia pendidikan. “Saya akan terus berupaya keras dan konsisten berkarya dan berkiprah dalam dunia pendidikan tinggi mempersembahkan yang terbaik bagi semuanya melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi”, urai Prof. Dr. Drs. Ec Eddy Madiono Sutanto, M.Sc., saat ditanya mengenai rencana ke depannya.
RIWAYAT HIDUP
- BIODATA
Nama : Dr. Drs. Ec. Eddy Madiono Sutanto, M.Sc.
Pekerjaan : Dosen Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis dan Ekonomi, Universitas Kristen Petra
- PENDIDIKAN
2015 Doktor Ilmu Ekonomi – MSDM, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Airlangga, Indonesia dengan predikat kelulusan Cumlaude (Dengan Pujian).
1996–1998 Master of Science in Management, Mays Business School, Texas A & M University, USA.
1986–1990 Sarjana Ekonomi – Manajemen (Drs. Ec.), Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Petra, Indonesia.
1983–1986 SMAN II Surabaya, Indonesia.
1980–1983 SMPN III Surabaya, Indonesia.
1974–1980 SDN Sawahan II, Surabaya, Indonesia.
III. ORGANISASI PROFESI
2019–2022 Ikatan Doktor Ekonomi Indonesia, Dewan Pengurus Pusat
2014–2019 Kamar Dagang & Industri Indonesia Jawa Timur
2000–Sekarang Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia, Anggota.
2000–Sekarang Perhimpunan Sumber Daya Manusia, Anggota.
- ORGANISASI SOSIAL KEMASYARAKATAN
2016–2021 Ketua Majelis Gereja Kristus Tuhan Jemaat Hosana Surabaya.
2009–2021 Ketua Departemen Pendidikan Theologia, Sinode Gereja Kristus Tuhan.
2004–2008 Sekretaris Departemen Pendidikan Theologia, Sinode Gereja Kristus Tuhan.
- AWARD
2015 Wisudawan terbaik Universitas Airlangga bulan September tahun 2015.
2015 Predikat Kelulusan Cumlaude (Dengan Pujian) pada Ujian Terbuka Program Doktor Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi & Bisnis, Universitas Airlangga, tanggal 8 Juni 2015. (Humas UK Petra for Kempalan.com/frd)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi