Semakin Mengkhawatirkan, Terjadi Dentuman Bersamaan Semburan Gas

waktu baca 2 menit
Selain semburan mengeluarkan lumpur juga diiringi dengan suara dentuman , akibatnya bangunan asrama Ponpes rusak. (DOFI ISKANDAR.RIAUPOS.CO)

PEKANBARU – KEMPALAN :  Semburan Gas yang terjadi di Pondok pesantren (Ponpes) Al-Ihsan Kecamatan Tanayan Raya, Pekanbaru, sejak Jumat (5/2/2021), sampai hari ini belum juga dapat diatasi. Bahkan, semburan gas dan lumpur bertambah besar dan makin  mengkhawatirkan.

Selain, material yang disemburkan semakin banyak dan meluber memenuhi halaman Ponpes, semburan juga menimbulkan suara dentuman. Akibatnya terjadi getaran sehingga merusak bangunan Ponpes dan bangunan sekitarnya.

Sodi, salah seorang petugas dari Taruna siaga bencana (Tagana) mengungkapkan, suara dentuman yang menimbulkan getaran baru terjadi hari ini, Sabtu (6/2/2021).  ‘’Sebelumnya hanya suara semburan saja, Dentuman dan getaran itu makin terasa jika berada di sekitar semburan,” ujarnya.

Selain memantau kondisi di Ponpes, pihaknya juga bertugas membantu mengevakuasi barang-barang yang ada di asrama.

 

Khawatir Seperti Lumpur Lapindo

Semburan gas dan lumpur tersebut juga mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Riau Agung Nugroho. Legislator asal Kota Pekanbaru itu langsung meninjau lokasi setelah peristiwa tersebut terjadi.

Di lokasi, Agung sempat melihat beberapa bagian areal serta bangunan pesantren yang ada disana. Ia bahkan sempat melihat lebih dekat sumber semburan gas tersebut. Setelah itu, ia langsung meminta agar Pemprov Riau serta Pemko Pekanbaru segera melakukan antisipasi agar semburan tidak semakin membesar.

“Kita tentu tidak ingin peristiwa serupa dengan lumpur lapindo di Sidoarjo, terjadi disini.  Karena itu, saya sudah meminta langsung Kepala Dinas ESDM bergerak cepat melakukan antisipasi agar semburan tidak meluas,” ujar Agung kepada wartawan di lokasi. (dofi iskandar/rp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *