KEMPALAN-MALANG: Longsor terjadi di Desa Jombok, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Curah hujan yang tinggi mengakibatkan tebing setinggi sekitar 25 meter longsor dan menutup total akses jalan Malang-Kediri, Rabu (3/2).
Akibat adanya longsor tersebut kemacetan terjadi, lantaran dilakukan penanganan untuk mengevakuasi tanah longsor tersebut. Tak main-main, kemacetan panjang kurang lebih mengular hingga 10 Kilometer.
Kasat Lantas Polres Batu, AKP Mala Darius mengatakan, akibat terjadinya longsor di Kecamatan Ngantang hingga saat ini membuat dilakukan penutupan jalur.
“Kami telah melakukan penutupan jalur. Sehingga baik kendaraan dari arah Batu-Malang-Kediri maupun sebaliknya dan kita minta putar balik,” ujarnya, Rabu (3/2).
Selain itu, pihaknya mengimbau kepada para pengendara di perbatasan Pujon dan Kediri untuk memberhentikan kendaraan yang akan menuju ke dua daerah tersebut dan meminta putar balik.
“Aturan putar balik ini akan diterapkan hingga proses evakuasi tanah longsor. Dan kita juga telah mengerahkan tim gabungan untuk mengevakuasi longsor,” ujarnya.
Diperkirakan panjang longsor menvapai 30 meter. Dan masih rawan terjadinya longsor susulan. “Saat ini tim BPBD masih melakukan evakuasi longsor,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kabid kedaruratan dan logistik BPBD kabupaten Malang, Sadono Irawan membenarkan bahwa akses jalan tutup total dan masih dalam proses evakuasi longsor.
“Tadi ada kendala, karena sekitar pukul 03.00 WIB masih ada pergerakan tanah yang mengakibatkan longsor tambahan. Dan kini sudah ada 2 alat berat untuk mengevakuasi,” imbuhnya. (bam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi