TEHRAN-KEMPALAN: Di tengah kecurigaan Amerika Serikat dan negara Barat lainnya terkait kemampuan Iran untuk membuat senjata nuklir, stasiun televisi pemerintah Iran pada hari Senin (1/2) menayangkan peluncuran roket pembawa satelit terbaru negara itu, yang dikatakan mampu mencapai ketinggian 500 kilometer (310 mil).
Rekaman roket berbahan bakar padat-cair menunjukkan peluncuran terjadi pada siang hari di lingkungan gurun. Laporan itu tidak menyebutkan kapan atau di mana peluncuran itu terjadi.
Roket yang diberi nama Zuljanah untuk kuda Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad tersebut, tidak meluncurkan satelit ke orbit. Pengangkut satelit ini memiliki panjang 25,5 meter (84 kaki) dan berat 52 ton.
Iran mengatakan program satelitnya, seperti kegiatan nuklirnya, ditujukan untuk penelitian ilmiah dan aplikasi sipil lainnya. Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya telah lama mencurigai program tersebut karena teknologi yang sama dapat digunakan untuk mengembangkan rudal jarak jauh.
Ahmad Hosseini, juru bicara departemen luar angkasa Kementerian Pertahanan, yang mengawasi peluncuran, mengatakan roket itu mampu membawa satu satelit seberat 220 kilogram (485 pon) atau hingga 10 satelit yang lebih kecil.
Dia mengatakan tes tersebut membantu Iran mencapai mesin roket “paling kuat” dan roket tersebut dapat diluncurkan menggunakan landasan peluncuran bergerak. TV Negara mengatakan roket tiga tahap menggunakan bahan bakar padat di tahap pertama dan kedua dan bahan bakar fluida di tahap ketiga.
Di masa lalu, Iran telah menggunakan berbagai roket pembawa satelit berbahan bakar fluida untuk menempatkan perangkat yang lebih kecil ke orbit. Tahun lalu, Garda Revolusioner mengatakan pihaknya menggunakan Qased, atau “Messenger,” pembawa satelit untuk menempatkan satelit Noor-nya ke luar angkasa.
Iran sering mengoordinasikan uji coba proyek militer dan ilmiah baru dengan hari libur nasional. Itu akan merayakan ulang tahun ke-42 Revolusi Islam nanti di bulan Februari.(ap)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi