JAKARTA-KEMPALAN: Menjelang peresmian oleh Presiden Jokowi, saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) pada penutupan sesi I, Senin (1/2), melompat 60 poin (2,4%) ke level Rp 2.500. Bahkan, saat sesi II dibuka atau persis ketika acara peresmian dimulai, saham BRIS melesat 390 poin (17%) ke level Rp 2.860.
Padahal, dalam sepekan terakhir, saham emiten hasil merger PT Bank BRIsyariah Tbk, PT Bank BNI Syariah (BNIS), dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM) itu tergerus 22,8%. Namun dalam sebulan belakangan, saham BRIS naik 11,1%, dalam tiga bulan melonjak 102,4%, dan selama tahun berjalan (year to date/ytd) menguat 11,1%.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Bank Syariah Indonesia memiliki market cap Rp 24,5 triliun, total aset Rp 57,7 triliun, dengan price to earning ratio (PER) 98,78 kali dan price to book value (PBV) 4,5 kali.
Siang ini, Presiden Jokowi meresmikan merger ketiga bank anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk tersebut. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi