Jack Ma muncul untuk pertama kalinya sejak pemerintah China mulai menekan kerajaan bisnisnya sejak tiga bulan lalu. Muncul dalam sebuah live-streaming video, kemunculan Jack Ma membuat harga saham Alibaba Group Holding Ltd meroket. Namun, tetap banyak pertanyaan yang tidak terjawab mengenai nasib miliuner tersebut.
Jack Ma berbicara Rabu (20/1) dalam pertemuan tahunan yang dia pimpin mengenai peran guru di wilayah pedesaan. Dalam video event yang beredar secara daring, entrepreneur China paling terkenal itu terlihat berkeliling di sebuah sekolah dasar di kota markas Alibaba, Hangzhou.
Jack Ma menghilang dari public semenjak regulator Negeri Tirai Bambu menghentikan penawaran saham perdana (initial public offering) perusahaan tekfin miliknya, Ant Group Co. Dalam tayangan tersebut Jack Ma menceritakan dirinya menghabiskan waktu lebih banyak untuk menggelar aktivitas filantrofi. Namun, Jack Ma sama sekali tidak menyinggung soal perseteruannya dengan Beijing.
Korporasi Ant Group Co mengonfirmasi keaslian video baru tersebut. Yang pertama kali dipublikasikan pada sebuah blog daring. Namun, mereka menolak berkomentar lebih jauh. Harga saham Alibaba, raksasa e-dagang yang didirikan Jack Ma dan memiliki sekitar sepertiga saham Ant, naik 8,5% di Hong Kong. Begitu pula pada pembukaan perdagangan di bursa Amerika.
Spekulasi mengenai keberadaan Jack Ma dan sikapnya yang kerap menyerang pemerintahan Presiden Xi Jinping bergerak liar dalam beberapa pekan belakangan. Apalagi setelah regulator memerintahkan perusahaan Ant Group Co untuk melakukan pemeriksaan atas bisnis itu, serta memulai investigasi anti-monopoli atas Alibaba. Jack Ma pun bahkan sempat digosipkan dipenjarakan Pemerintah China.
Keberadaan Jack Ma sebelum video itu dirilis menjadi pertanyaan besar yang menyeruak di seluruh dunia. Bahkan, Jack Ma tidak hadir dalam final acara Africa’s Business Heroes, sebuah reality show bikinan dia sendiri. Posisinya sebagai juri digantikan oleh seorang eksekutif Alibaba.
Sebelum “menghilang”, pendiri Alibaba yang berusia 56 tahun itu secara terbuka mengkritik sistem regulasi keuangan China dalam sebuah konferensi di Shanghai.
Jack Ma mengundurkan diri sebagai Chairman Alibaba pada 2019. Dia sempat menjadi orang terkaya di China dengan total kekayaan senilai lebih dari 60 miliar dollar AS (Rp 843 triliun). Namun, Jack Ma kehilangan miliaran dollar AS selama beberapa bulan terakhir, karena China memperketat aturan industri tekfin. Kini, harta Jack Ma sekarang ditaksir sekitar 52,9 miliar dollar AS (Rp 744 triliun), menjadikannya sebagai orang terkaya keempat di China.
“Kemunculan tiba-tiba Jack Ma, sebagaimana dia tiga bulan tiba-tiba menghilang, menunjukkan bahwa relasinya dengan pusat kekuasaan di Beijing telah stabil,” kata Brock Silvers, managing director di private equity fund Kaiyuan Capital, Hong Kong. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi