Rabu, 17 Juni 2026, pukul : 23:52 WIB
Surabaya
--°C

Proyek Tol Gending-Besuki Dikebut, Pastikan Dibuka H-10 Lebaran

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak meninjau ruas jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, Rabu (25/2).

SITUBONDO-KEMPALAN: Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan jalur tol Probolinggo-Situbondo akan dibuka secara fungsional mulai ruas jalur Tol Gending hingga Besuki pada Lebaran 2026.

Kepastian tersebut disampaikan saat meninjau ruas jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi mencakup ruas Gending-Kraksaan, Kraksaan-Paiton dan Paiton-Besuki, Rabu (25/2).

Secara khusus, Wagub Emil menyampaikan menjelang H-10 Lebaran 2026, jalur ini akan dibuka secara fungsional. Ia optimis, ini akan memperlancar konektivitas di wilayah Tapal Kuda Jawa Timur tersebut, terlebih memasuki musim mudik Idul Fitri tahun ini.

“Ini semua sedang dikerjakan difinalisasi sampai menuju target. Masih ada 13 hari lagi menuju H-10 Lebaran 2026. Ini 24 jam kerjanya teman-teman. Mudah mudahan ini memperlancar arus mudik warga nantinya,” katanya. 

BACA JUGA  Kunjungi Klaten dan UGM, Tim BPBD Jatim Pelajari EWS Gempa Bumi Berbasis Deteksi Gas Radon

“Pembukaan secara fungsional tol Gending-Paiton ini sangat ditunggu warga karena bisa memangkas jarak waktu tempuh sekaligus menekan kemacetan saat arus mudik. Nantinya usai Lebaran ruas tol tersebut kembali ditutup untuk memenuhi persyaratan operasional secara penuh,” sambungnya.

Dalam peninjauannya kali ini, Wagub Emil turun langsung melihat progres pelaksanaan finalisasi jalan tol ruas Gending-Besuki. Terlihat, jalan utama masih dalam jalur buka tutup karena beberapa titik masih ada perbaikan.

“Kami berterima kasih diizinkan untuk bisa melihat progres pelaksanaan finalisasi jalan tol ruas Paiton-Besuki, ini disebut Gerbang Tol Situbondo Barat,” kata Emil.

“Pengerjaan mainroad sudah selesai namun ada beberapa titik yang perlu disempurnakan. Untuk paket 3 jalur ini panjangnya 25,7 km. Pengerjaan juga tergolong rumit karena harus membelah bukit,” tambahnya.

BACA JUGA  Mundur Selangkah, Maju Seribu Langkah

Yang mana lanjutnya, secara teknik sangat rumit pengerjaannya. Namun di balik pengerjaan yang sulit itu, ada pemandangan luar biasa karena bisa melihat laut dari atas ketinggian. 

“Dibeberapa titik saja, ada pembongkaran lapisan beton supaya jalannya lebih rata,” lanjutnya.

“Semoga ini bisa menunjang perekonomian yang ada di Situbondo,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.