SURABAYA – KEMPALAN: Federasi Olahraga Petanque Indonesia (FOPI) Jawa Timur resmi menetapkan arah baru dalam Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 yang digelar di Auditorium FIKK Unesa, Sabtu (14/2/2026). Dalam pertemuan strategis tersebut, FOPI Jatim mengusung ambisi besar untuk menjadikan Jawa Timur sebagai pilot project pengembangan olahraga petanque di tingkat nasional.
Ketua Umum FOPI Jatim, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes., menekankan bahwa penguatan tata kelola organisasi dan prestasi atlet akan menjadi pilar utama untuk mencapai target tersebut. “Jawa Timur harus terus menjadi role model bagi provinsi lain di Indonesia dalam hal pembinaan dan penyelenggaraan kompetisi petanque,” ungkapnya di hadapan perwakilan pengurus kabupaten/kota se-Jatim.
Ekspansi Nomor Pertandingan: Menuju Standar Baru
Salah satu poin paling krusial adalah standarisasi dan ekspansi nomor pertandingan. Jika sebelumnya petanque identik dengan 11 hingga 13 nomor, FOPI Jatim kini resmi memproyeksikan 16 nomor pertandingan untuk diimplementasikan pada ajang POPDA, Kejurprov, Porprov, hingga persiapan PON.
Penambahan ini bertujuan memperluas peluang medali serta menyesuaikan dengan perkembangan kompetisi internasional.

Berikut adalah rincian 16 nomor pertandingan tersebut
Kategori Putra (Men):
1.Shooting Men
2.Single Men
3.Double Men
4. Triple Men
Kategori Putri (Women):
- Shooting Women
- Single Women
- Double Women
- Triple Women
Kategori Campuran (Mixed): - Double Mixed (1 Putra, 1 Putri)
- Triple Mixed (2 Putra, 1 Putri)
- Triple Mixed (2 Putri, 1 Putra)
Kategori Terbuka/Tambahan (Open/Development):
- Single Executive (Pejabat/Pengurus)
- Double Executive
- Triple Open (Umum)
- Shooting Junior (Putra/Putri)
- Double Junior (Putra/Putri)
Fokus Tahun Kerja 2026
Agenda tahun 2026 juga difokuskan pada peningkatan kualitas pelatih dan wasit bersertifikasi internasional. Dengan dukungan infrastruktur lapangan berstandar dunia di Unesa, FOPI Jatim optimis dapat melahirkan lebih banyak atlet “bintang” yang tidak hanya berjaya di level nasional, tetapi juga mampu berbicara di kancah dunia.
Rakerprov ini menjadi tonggak sejarah bagi FOPI Jatim dalam mendominasi peta kekuatan olahraga petanque di tanah air, sekaligus memastikan pembinaan atlet tetap berkelanjutan dan merata di seluruh wilayah Jawa Timur.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi