Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 13:09 WIB
Surabaya
--°C

Gratis! Pemkot Surabaya Buka Pelatihan Export-Import dan K3 Umum

Kepala Disperinaker Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya membuka program pelatihan kompetensi bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi pencari kerja di bidang Export-Import dan K3 Umum.

Program pelatihan “gratis” atau tanpa dipungut biaya ini menjadi bagian dari upaya pemkot meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan dunia industri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, jenis pelatihan yang diselenggarakan telah disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja. Khususnya pada sektor-sektor yang memiliki permintaan tenaga kerja cukup tinggi.

“Pelatihan ini lebih ke arah untuk kebutuhan export-import dan K3 Umum. Kalau K3 Umum memang dibutuhkan, biasanya kalau ke perusahaan – perusahaan salah satu syaratnya adalah K3 Umum,” kata Agus Hebi, Selasa (3/2).

Menurut Hebi, pelatihan yang dibuka merupakan jenis pelatihan dengan tingkat serapan tenaga kerja yang relatif tinggi. Oleh karena itu, Disperinaker Surabaya secara konsisten mengadakan pelatihan serupa setiap tahun agar dapat memberikan peluang kerja lebih luas bagi masyarakat.

“Makanya jenis-jenis pelatihan yang serapannya tinggi tetap kita adakan untuk warga Kota Surabaya. Terutama untuk adik-adik yang mencari kerja (pencari kerja),” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses pelatihan akan dilaksanakan secara terstruktur dan mengikuti kurikulum yang telah ditetapkan. Bahkan, metode pembelajaran tidak hanya bersifat teoritis di dalam kelas, tetapi juga dilengkapi dengan praktik kerja. “Kalau metode pasti sesuai kurikulum. Ada ketentuannya, ada sarana prasarananya, itu semua kelas,” jelasnya.

Selain pembelajaran dan praktik, Hebi menyebutkan bahwa peserta yang dinyatakan lulus akan memperoleh sertifikasi kompetensi resmi dari BNSP. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing peserta, sekaligus membuka peluang program magang sebagai jembatan menuju dunia kerja.

“Peserta juga akan mendapatkan on job training hingga kesempatan magang. Nah, endingnya adalah mereka bisa bekerja,” terang Hebi.

Melalui pelatihan kompetensi ini, Hebi berharap Pemkot Surabaya dapat menekan angka pengangguran terbuka di Kota Pahlawan. Dikatakan, peningkatan keterampilan pencari kerja menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat penyerapan tenaga kerja.

“Jadi harapannya bisa meningkatkan upaya penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kota Surabaya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pendaftaran pelatihan Export-Import dan K3 Umum dibuka pada minggu pertama hingga kedua Februari 2026. Program ini diperuntukkan bagi warga ber-KTP Surabaya, berusia minimal 18 tahun, serta memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA atau SMK.

Adapun pelaksanaan pelatihan dijadwalkan mulai Maret 2026. Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi  disnaker.surabaya.go.id/three atau dengan memindai kode QR yang telah disediakan. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.