Senin, 8 Juni 2026, pukul : 05:35 WIB
Surabaya
--°C

Kontribusi BUMD Naik, Setor Dividen ke Pemkot Surabaya Rp204,6 Miliar

 

Kabag BPSDA Kota Surabaya Vykka Anggradevi Kusuma

SURABAYA-KEMPALAN: Kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Surabaya menunjukkan tren meningkat atau naik. Hal tersebut dapat dilihat dari realisasi dividen yang disetorkan BUMD kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam satu tahun terakhir. Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya Vykka Anggradevi Kusuma mengatakan, realisasi dividen yang disetor per 1 Desember 2025 oleh BUMD kepada Pemkot Surabaya mencapai Rp204,6 miliar. Angka capaian ini mencatat peningkatan yang signifikan, naik sebesar 4,75 persen dibandingkan dengan realisasi dividen sebelumnya di tahun 2024.

“Dividen yang disetorkan pada tahun berjalan tercatat mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai perbaikan tata kelola, efisiensi operasional, serta optimalisasi unit usaha yang telah berjalan,” kata Vykka, Minggu (21/12).

BACA JUGA  PSI Surabaya Tuntaskan Struktur 31 Kecamatan dan 153 Ranting

Melihat capaian tahun ini, Vykka menyebutkan, Pemkot Surabaya optimis akan adanya peningkatan di tahun 2026. Menurutnya, BUMD tetap diproyeksikan dapat menyetorkan dividen kepada Pemkot Surabaya, bahkan diupayakan meningkat tiap tahun.

“Di tengah kebijakan pemotongan anggaran Transfer ke Daerah (TKD), Pemkot Surabaya terus memacu peningkatan PAD melalui pengembangan BUMD yang lebih adaptif dan progresif ke depannya,” sebut Vykka.

Terkait ekspansi lini bisnis, Vykka menerangkan, bahwa pengembangan dan perluasan lini bisnis BUMD harus memperhatikan kajian kelayakan serta sejalan dengan rencana pembangunan Kota Surabaya.

“Rencana tahun 2026 BUMD akan mengembangkan lini bisnis pengelolaan ducting yang akan bekerja sama dengan swasta dan pengembangan bisnis supply chain bahan pokok pangan. Maka dari itu, pengembangan dan perluasan lini bisnis harus memperhatikan kajian kelayakan serta linear sesuai dengan rencana pembangunan Kota Surabaya,” tutupnya. (dwi arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.