BRI Super League : Persebaya Berharap Tuah Uston Nawawi Saat Menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC
SURABAYA-KEMPALAN : Pasca di pecatnya head coach Eduardo Perez (22/11) arek-arek green force Persebaya berlatih tanpa head coach. Itu lantaran Menejemen Persebaya belum menetapkan pelatih yang akan mengarsiteki Bruno Moreira dkk di sisa laga BRI Liga 1 musim kompetisi 2025-2026. Padahal tim kebanggaan arek-arek Suroboyo ini kondisinya masih labil plus harus melakoni laga tandang ke kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC pada Jum’at (28/11). Selain kondisi tim yang labil, Bruno Moreira dkk juga harus menghadapi lawan yang kini di latih eks pelatih Persebaya, Paul Muster.
Kini, Persebaya berharap tuah Uston Nawawi saat melawat ke kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung. Harapan ini muncul setelah Uston Nawawi kembali ditunjuk sebagai pelatih sementara (caretaker) usai manajemen memecat pelatih kepala Eduardo Perez.
Rekor Moncer Uston Sebagai Caretaker
Uston Nawawi memiliki catatan impresif saat menjabat sebagai pelatih sementara di musim-musim sebelumnya, terutama pada Liga 1 musim kompetisi 2023/2024. Saat itu, Uston berhasil membawa Persebaya meraih empat kemenangan dan satu hasil seri dari lima pertandingan, sekaligus mengakhiri rentetan hasil negatif plus mampu mengangkat posisi mereka di klasemen
Kondisi Tim Persebaya Saat Ini
Penunjukan Uston sebagai carecater kali ini terjadi di tengah performa tim yang kurang memuaskan dan berada di papan bawah klasemen. Pihak klub dan pemain sepakat untuk tetap fokus dan profesional menghadapi pertandingan melawan Bhayangkara FC meskipun ada perubahan di staf kepelatihan.
Fokus Uston Nawawi

Uston sendiri menyatakan fokus utamanya saat ini adalah membenahi fisik dan mengembalikan mental petarung para pemain. Ia juga menegaskan bahwa tim tidak terguncang dengan situasi yang ada dan siap menghadapi pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Dengan pengalaman positif sebelumnya, Persebaya Berharap “Tuah” Uston Nawawi dapat kembali memberikan dampak positif sekaligus memutus rentetan hasil negatif yang dialami Persebaya. (Ambari Taufiq/M Fasichullisan)
